• Sabtu, 18 April 2026

Heboh HUT RI ke-80: 3 Presiden Hadir di Istana Merdeka, Megawati Pilih Gelar Upacara Sendiri di Sekolah Partai

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Kamis, 21 Agustus 2025 | 13:58 WIB
Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan merespon ketidakhadiran Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri di Upacara Detik-Detik Proklamasi.  (Instagram/luhut.pandjaitan)
Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan merespon ketidakhadiran Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri di Upacara Detik-Detik Proklamasi. (Instagram/luhut.pandjaitan)

WartaJatim.CO.ID - Upacara Detik-Detik Proklamasi dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, 17 Agustus 2025, menjadi sorotan publik.

Momen tersebut diwarnai kebersamaan tiga presiden terpilih yang hadir secara langsung, yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Joko Widodo, dan Presiden Prabowo Subianto.

Namun, Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, memilih tidak hadir dalam upacara di Istana. Megawati justru memimpin upacara HUT RI ke-80 di Sekolah Partai PDIP, Jakarta.

Baca Juga: Mensesneg Ungkap Aturan dan Saran Pakaian untuk Masyarakat di Upacara Kemerdekaan ke-80 di Istana Merdeka

Ketidakhadiran Megawati turut ditanggapi oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan. Ia menilai absennya Megawati bukan masalah besar. "Ya memang kita berharap lengkap, tapi mungkin ibu Mega berhalangan, nggakpapa," ujar Luhut kepada wartawan.

Meski demikian, Luhut menekankan pentingnya simbol kebersamaan yang tergambar dalam kehadiran tiga presiden terpilih di Istana. “Saya pikir seperti yang sudah katakan tadi, kekompakan itu menjadi kunci,” ucapnya.

Menurut Luhut, kehadiran SBY, Jokowi, dan Prabowo pada satu panggung upacara memiliki makna besar bagi rakyat Indonesia. “Jadi ada pak SBY, ada pak Jokowi, ada pak presiden sendiri. Kan ini 3 presiden yang terpilih,” katanya.

Baca Juga: Megawati Kenang Masa Paskibraka 1963 saat Hadiri Pengukuhan 76 Anggota Baru di Istana Merdeka

Ia berharap momen ini bisa memberikan pesan positif kepada masyarakat. “Satu momen yang bagus untuk menunjukkan kepada rakyat bahwa kita ini satu,” tambah Luhut.

Kehadiran tiga presiden di Istana Merdeka disebut menjadi simbol persatuan bangsa, di tengah perbedaan politik yang kerap muncul dalam dinamika demokrasi Indonesia.

(HCY)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X