WartaJatim.CO.ID - Simon Aloysius Mantiri adalah seorang profesional yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero), posisi yang diembannya sejak 4 November 2024.
Sebelum menjabat sebagai Dirut, Simon memiliki pengalaman sebagai Komisaris Utama dan Komisaris Independen di Pertamina, di mana ia berperan dalam pengawasan dan pengambilan keputusan strategis perusahaan.
Simon memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang bisnis dan manajemen. Ia dikenal sebagai sosok yang memiliki pemahaman mendalam tentang industri energi dan pengelolaan perusahaan besar.
Baca Juga: Berikan Nomer Pribadi, Direktur Utama Pertamina Minta Maaf
Sebelum bergabung dengan Pertamina, Simon telah menempati berbagai posisi penting di sejumlah perusahaan terkemuka, yang memberinya pengalaman luas dalam manajemen dan operasional.
Dalam konteks terbaru, Simon Aloysius Mantiri mengeluarkan pernyataan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia terkait kasus dugaan korupsi dalam impor bahan bakar minyak (BBM) yang melibatkan sejumlah pejabat Pertamina.
Dalam jumpa pers yang diadakan pada 3 Maret 2025, Simon menyatakan bahwa peristiwa ini merupakan ujian besar bagi perusahaan dan menegaskan komitmennya untuk memperbaiki diri.
Baca Juga: Direktur Utama Pertamina Minta Maaf ke Masyarakat: Kami Benahi Diri
"Saya, Simon Aloysius Mantiri, sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero), menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia atas peristiwa yang terjadi beberapa hari terakhir ini," ungkapnya.
Pernyataan ini menunjukkan kesadaran Simon akan dampak negatif yang ditimbulkan oleh tindakan oknum di dalam perusahaan terhadap reputasi Pertamina dan kepercayaan masyarakat.
Simon menegaskan bahwa Pertamina, yang telah berdiri selama 67 tahun, selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik di bidang energi untuk masyarakat.
Baca Juga: Ahok Mengaku Pernah Mengancam Pecat Riva Siahaan Terkait Kasus Korupsi Pertamina
Namun, ia mengakui bahwa beberapa tindakan yang diambil oleh perusahaan telah melukai hati rakyat. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk terus membenahi Pertamina agar sesuai dengan harapan masyarakat.
Sebagai langkah konkret, Simon menyatakan bahwa kritik yang diterima akan menjadi cambukan bagi Pertamina untuk bekerja lebih baik di masa mendatang.
Ia juga mengumumkan bahwa Pertamina menyiapkan nomor khusus yang dapat dihubungi oleh masyarakat untuk melaporkan kejanggalan atau memberikan kritik.