WartaJatim.CO.ID - Insiden jatuhnya pesawat Air India di Ahmedabad, India barat, pada Kamis siang, 12 Juni 2025, menjadi perhatian publik internasional.
Pesawat tersebut mengalami kecelakaan tak lama setelah lepas landas, dengan membawa total 242 orang di dalamnya.
Di tengah kekhawatiran akan jatuhnya korban jiwa, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan bahwa tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam insiden tersebut.
Baca Juga: Saham Boeing Langsung Merosot Usai Insiden Jatuhnya Pesawat Air India di Ahmedabad
Hal ini dikonfirmasi berdasarkan informasi dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Mumbai.
Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha, menyebut bahwa berdasarkan data manifest penerbangan, tidak ditemukan nama WNI dalam daftar penumpang.
“Berdasarkan manifes penumpang yang diperoleh KJRI Mumbai, tidak ada WNI yang menjadi penumpang di dalam pesawat yang dimaksud,” ujarnya dalam pernyataan tertulis, Kamis, 12 Juni 2025.
Baca Juga: Dua Pesawat TNI AU Jatuh di Kawasan Bromo
Pesawat Air India dengan nomor penerbangan AI171 rencananya berangkat dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel di Ahmedabad menuju Bandara Gatwick, London.
Namun, tak lama setelah mengudara, pesawat mengirim sinyal darurat dan kemudian jatuh di area permukiman padat.
Maskapai Air India menyatakan bahwa dari 242 orang di dalam pesawat, 232 adalah penumpang dan 10 lainnya kru penerbangan.
Sebagian besar penumpang merupakan warga India sebanyak 169 orang, sementara lainnya terdiri dari 53 warga Inggris, tujuh warga Portugal, dan satu warga Kanada.
Pihak Air India menginformasikan bahwa korban luka telah dibawa ke rumah sakit terdekat dan layanan hotline khusus dibuka untuk keluarga penumpang yang membutuhkan informasi lebih lanjut.