• Sabtu, 18 April 2026

Dugaan Awal Penyebab Kecelakaan Pesawat Jeju Air di Bandara Muan: Tabrak Burung, lalu Roda Tak Berfungsi

Photo Author
Administrator, Wartajatim.co.id
- Minggu, 29 Desember 2024 | 23:34 WIB
Kecelakaan pesawat Jeju Air di Muan, Korea Selatan, diduga disebabkan oleh tabrakan dengan burung, menyebabkan kerusakan pada roda pendaratan.
Kecelakaan pesawat Jeju Air di Muan, Korea Selatan, diduga disebabkan oleh tabrakan dengan burung, menyebabkan kerusakan pada roda pendaratan.

Pada Minggu (29 Desember 2024), kecelakaan pesawat Jeju Air terjadi di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan, setelah diduga tabrakan dengan burung menyebabkan kerusakan pada roda pendaratan pesawat. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.04 waktu setempat, dan akibat kerusakan pada roda pendaratan, pesawat terhambur keluar dari landasan pacu dan menabrak tembok pembatas.

Penyelidikan Awal: Tabrakan dengan Burung Diduga Sebabkan Kecelakaan


Menurut petunjuk dari otoritas Korea Selatan, para pejabat sedang menyelidiki kemungkinan kegagalan pada roda pendaratan pesawat yang disebabkan oleh tabrakan dengan burung. Mereka memulai penyelidikan di lokasi kecelakaan untuk memastikan penyebab pasti dari insiden tersebut. "Para pejabat pikirkan kegagalan roda Connector, mungkin karena tabrakan dengan burung, yang menjadi penyebab kemalangan tersebut," tulis otoritas setempat.

Sementara itu, tim pemadam kebakaran Muan melaporkan bahwa masalah pada roda pendaratan pesawat diduga menjadi penyebab utama kecelakaan ini. Jeju Air, maskapai yang terlibat, juga mengonfirmasi bahwa mereka sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini.

Operasi Penyelamatan: Petugas Berjuang Memadamkan Api


Setelah kecelakaan terjadi, pihak berwenang Korea Selatan segera melaksanakan operasi penyelamatan. Api berhasil dipadamkan dalam waktu 43 menit setelah kecelakaan, dan operasi pencarian serta penyelamatan pun terus berlangsung. Sekitar 80 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani situasi tersebut.

Penasihat Presiden Korea Selatan, Choi Sang-mok, telah memerintahkan para pejabat untuk bertindak sigap dalam menangani operasi penyelamatan. Selain itu, pejabat tinggi Presiden dilaporkan sedang dalam perjalanan menuju lokasi kecelakaan untuk memantau situasi.

Rapat Darurat Pemerintah: Menyusun Tanggapan Terhadap Kecelakaan


Kantor Kepresidenan Korea Selatan juga mengadakan rapat darurat dengan pejabat senior pada pukul 11.30 pagi untuk membahas langkah-langkah pemerintah dalam menanggapi kecelakaan pesawat ini. Rapat tersebut dipimpin oleh Chung Jin-suk, Sekretaris Kepresidenan.

Selain itu, Komisaris Jenderal Badan Kepolisian Nasional Korea Selatan, Lee Ho-young, telah memerintahkan untuk menggalakkan semua sumber daya yang tersedia dan bekerja sama dengan pemadam kebakaran serta organisasi terkait lainnya untuk membantu upaya penyelamatan.

Kesimpulan: Penyelidikan dan Tanggap Darurat Berlanjut


Kecelakaan pesawat Jeju Air di Bandara Muan memunculkan berbagai pertanyaan mengenai penyebab insiden tersebut, dengan tabrakan dengan burung sebagai salah satu dugaan utama. Sementara itu, operasi penyelamatan terus berlangsung dengan upaya maksimal dari pihak berwenang Korea Selatan. Pemerintah dan pihak terkait akan terus bekerja sama untuk memastikan keselamatan dan menyelidiki penyebab pasti dari kecelakaan yang menimpa pesawat Jeju Air ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X