nasional

Lebih dari 53 Ribu Jemaah Haji Telah Dipulangkan ke Indonesia, Petugas Imbau Jemaah di Makkah Jaga Kesehatan

Senin, 23 Juni 2025 | 14:33 WIB
Ilustrasi foto jemaah haji yang ada di Makkah - proses pemulangan jemaah ke Indonesia. (Unsplash/Haidan)

WartaJatim.CO.ID - Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci ke Tanah Air terus berjalan secara bertahap.

Sejak dimulainya gelombang kepulangan pada 11 Juni 2025 lalu, tercatat hingga Rabu malam, 18 Juni 2025 pukul 21.00 waktu Arab Saudi, sebanyak 53.156 jemaah dan petugas telah diterbangkan ke Indonesia.

Kepala Seksi Media Center Haji (MCH) Dodo Murtado dalam keterangan resminya dari Makkah pada Jumat, 20 Juni 2025, menyebutkan bahwa hingga saat ini ada 153 kelompok terbang (kloter) yang telah berhasil mendarat di berbagai daerah di Indonesia. Khusus untuk Kamis, 19 Juni 2025 saja, terdapat 8.650 jemaah yang dipulangkan dalam 22 kloter.

Baca Juga: Jemaah Haji Tiba di Tanah Air, Petugas Imbau Periksa Kesehatan Pasca Panas 47°C di Tanah Suci

Sementara itu, jemaah haji Indonesia yang tergabung dalam gelombang kedua juga mulai digerakkan dari Makkah ke Madinah secara bertahap.

Jemaah dalam gelombang ini sebelumnya tiba di Arab Saudi melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Setibanya di Madinah, para jemaah akan melanjutkan ibadah di Masjid Nabawi serta berziarah ke sejumlah tempat bersejarah dan religi.

"Per 18 Juni 2025 pukul 21.00 WAS, tercatat 4.065 jemaah dalam 12 kloter telah tiba di Madinah," ujar Dodo. Ia menambahkan bahwa direncanakan akan ada 16 kloter lagi yang menyusul, dengan total jemaah dan petugas sebanyak 6.301 orang.

Seiring dengan proses pergerakan jemaah ini, pihak MCH juga mengingatkan agar jemaah, terutama lansia dan yang memiliki penyakit bawaan, lebih memperhatikan kondisi fisik mereka.

Baca Juga: Suhu Makkah Capai 46 Derajat, PPIH Imbau Jemaah Haji Tak Paksakan Ibadah Sunnah

Hal ini penting mengingat suhu udara di Kota Makkah saat siang hari bisa mencapai lebih dari 40 derajat Celcius.

"Jika kondisi tubuh lelah, jemaah bisa tetap beribadah di hotel. Kami imbau agar tidak memaksakan diri melakukan sunnah umrah berulang kali," jelas Dodo.

Ia juga menyarankan jemaah mengonsumsi makanan sesuai jadwal yang disiapkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), serta menghindari aktivitas berat yang dapat menguras tenaga.

Dodo menegaskan bahwa para jemaah tidak perlu ragu untuk meminta bantuan kepada petugas haji yang selalu siaga di berbagai titik.

Jika mengalami gangguan kesehatan, jemaah dapat segera mendatangi pos layanan medis atau menghubungi petugas kesehatan yang tersedia di setiap sektor layanan haji. (NAR)

Tags

Terkini