nasional

Banjir 210 cm Rendam Jakarta! 141 RT Tergenang, BPBD: Ratusan Warga Mengungsi dan 7 Jalan Tak Bisa Dilalui

Selasa, 8 Juli 2025 | 15:01 WIB
Foto Ilustrasi - Banjir telah merendam 141 RT dan tujuh ruas jalan di wilayah Jakarta dan sekitarnya. (freepik.com)

WartaJatim.CO.ID – Banjir kembali melanda Jakarta setelah hujan deras mengguyur sejak Minggu, 6 Juli 2025. Genangan air yang meluas hingga Senin dini hari tercatat mencapai 141 Rukun Tetangga (RT) dan 7 ruas jalan di berbagai wilayah ibu kota.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa hingga pukul 03.00 WIB, genangan air masih terjadi dengan ketinggian bervariasi antara 30 hingga 210 cm. Wilayah paling terdampak adalah Jakarta Selatan, yang mencatat 74 RT tergenang, disusul Jakarta Timur dengan 32 RT, Jakarta Pusat 19 RT, dan Jakarta Barat 16 RT.

“Ketinggian genangan tertinggi tercatat di Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur, mencapai 210 cm,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan.

Baca Juga: Ribuan Rumah Terendam Banjir di Kecamatan Wonorejo, Pohjentrek, dan Kraton Kabupaten Pasuruan

Selain permukiman, banjir juga merendam sejumlah ruas jalan utama, termasuk Jalan Kemang Raya (Jakarta Selatan), Jalan Daan Mogot (Jakarta Barat), dan Jalan Kapuk Muara Raya (Jakarta Utara), dengan ketinggian genangan antara 15–45 cm.

Situasi ini turut memaksa ratusan warga untuk mengungsi ke tempat aman. Posko pengungsian telah dibuka di berbagai lokasi seperti aula kelurahan, masjid, dan sekolah. Pemerintah daerah pun telah menyiapkan kebutuhan dasar bagi para pengungsi.

Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD telah mengerahkan personel ke lapangan untuk menangani banjir, bekerja sama dengan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Gulkarmat, serta camat dan lurah setempat.

Baca Juga: Pemkab Lumajang Segera Perbaiki Tanggul Sungai Bondeli yang Rusak Akibat Banjir Lahar Gunung Semeru untuk Lindungi Warga dan Lahan Pertanian

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menghindari daerah rawan genangan, dan segera menghubungi layanan darurat Jakarta Siaga 112 jika menghadapi situasi berbahaya.

“Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” tambah Yohan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memantau perkembangan situasi dan berupaya mempercepat proses penanganan banjir agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman.

Baca Juga: Ancaman Banjir Mengintai Warga Dusun Kebondeli Utara, Komisi B DPRD Lumajang Tinjau Kerusakan Tanggul Kampung Renteng untuk Penanganan Darurat

(HCY)

Tags

Terkini