• Sabtu, 18 April 2026

Ancaman Banjir Mengintai Warga Dusun Kebondeli Utara, Komisi B DPRD Lumajang Tinjau Kerusakan Tanggul Kampung Renteng untuk Penanganan Darurat

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 24 April 2025 | 12:09 WIB
Sinergi Pemerintah dan DPRD Lumajang: Upaya Cepat Atasi Ancaman Banjir di Sumberwuluh (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)
Sinergi Pemerintah dan DPRD Lumajang: Upaya Cepat Atasi Ancaman Banjir di Sumberwuluh (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Warga Dusun Kebondeli Utara, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, kini menghadapi ancaman banjir yang serius.

Hal ini disebabkan oleh kerusakan parah pada tanggul Kampung Renteng akibat bencana alam yang baru-baru ini terjadi.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lumajang, Menyikapi situasi yang mengkhawatirkan ini, Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang melakukan tinjauan langsung ke lokasi pada Selasa, 22 April 2025.

Baca Juga: Canting Restaurant Hadirkan Deretan Promo Lezat dan Seru untuk Menemani Momen Kebersamaan Anda

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi B DPRD Lumajang, Dedy Firmansyah, yang didampingi oleh sejumlah anggota dewan.

Dalam kunjungan ini, hadir pula perwakilan dari berbagai Perangkat Daerah (PD) terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), BPBD Kabupaten Lumajang, serta Bagian Perekonomian dan SDA Setda Lumajang.

Perwakilan UPT Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur juga turut serta dalam tinjauan ini.

Baca Juga: Menanggapi Rekaman Paula Verhoeven yang Makan Berdua dengan Pria Lain, Hotman Paris Tegaskan Hal Itu Tidak Dapat Dijadikan Alasan untuk Perceraian.

“Kami ingin melihat langsung kondisi tanggul dan mendengar aspirasi masyarakat. Ini menjadi dasar kuat bagi kami dalam mengawal proses penanganan secara cepat dan tepat,” ujar Dedy Firmansyah melalui akun media sosialnya.

Laporan sementara menunjukkan bahwa jebolnya tanggul ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga.

Mereka khawatir akan potensi banjir yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan mengancam keselamatan lingkungan sekitar.

Baca Juga: Paula Verhoeven Merasa Terus Tertekan Setelah Dituding Selingkuh, Ia Menyebut Anaknya Sebagai Pihak yang Terdampak

Komisi B DPRD Lumajang menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar simbolik. Hasil temuan di lapangan akan dibawa ke forum rapat kerja yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 23 April 2025, di kantor Pusat Pengelolaan Sumber Daya Air (PUSDA) Provinsi Jawa Timur di Surabaya.

“Besok kami akan menyampaikan hasil kunjungan hari ini dalam rapat kerja di Surabaya untuk mendorong percepatan pencairan dana BTT dari provinsi,” jelas Dedy.

Dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) diharapkan dapat segera dialokasikan untuk menangani kerusakan tanggul.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: lumajangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X