nasional

Jokowi Blak-blakan di Kongres PSI: Saya Sering Temui Rakyat Diam-diam di Malam Hari!

Rabu, 23 Juli 2025 | 11:03 WIB
Jokowi dalam Kongres PSI 2025 di Solo pada Sabtu, 19 Juli 2025 mengatakan sering menemui warga saat tengah malam. (Tangkapan layar YouTube PSI)

wartajatim.co.id - Dalam suasana penuh semangat di Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2025, Sabtu (19/7), Joko Widodo mengungkap sisi lain dari kepemimpinannya yang jarang diketahui publik.

Bertempat di Graha Saba Buana, Solo, Presiden ke-7 Republik Indonesia ini mengaku kerap melakukan kunjungan diam-diam kepada masyarakat, bahkan di waktu tengah malam.

Tak banyak yang tahu, Jokowi menyebut bahwa kunjungan tersebut ia lakukan tanpa banyak pengawalan, hanya ditemani segelintir pengawal pribadi (Paspampres).

Tujuannya bukan untuk pencitraan, melainkan murni untuk mendengar langsung suara rakyat.

Baca Juga: Bicara Ambisi Masuk Senayan dan Sambut Tokoh Besar Bergabung, Kaesang Daftar Lagi Jadi Ketum PSI

“Banyak orang nggak tahu, kadang-kadang tengah malam, saya dengan 1, 2, 3 Paspampres ke tempat-tempat yang memang saya perlukan bicara dengan masyarakat, dengan rakyat,” ucap Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan kegiatan ini telah ia lakukan ribuan kali, sebagai bagian dari upayanya memahami kondisi dan kebutuhan nyata masyarakat Indonesia. Dari sinilah, ia merasa lebih mampu merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

“Ribuan kali itu saya lakukan, sehingga kita ngerti betul keinginan rakyat, kemauan rakyat, kebutuhan rakyat, itu ngerti betul,” tegasnya.

Kehadiran Jokowi di Kongres PSI juga turut menyoroti pencapaian partai dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Kaesang Daftar Lagi Jadi Ketum PSI! Tegaskan Jokowi Tak Akan Saingi Anak Sendiri di Bursa Politik

Ia mencatat bahwa saat ini PSI telah memiliki 18 kader yang menjabat sebagai kepala daerah, sebuah lompatan besar dibandingkan pemilu sebelumnya.

Tak hanya itu, Jokowi juga mengapresiasi lonjakan signifikan jumlah anggota legislatif PSI di tingkat DPRD provinsi, kabupaten, dan kota yang kini mencapai 181 orang.

“Anggota DPRD, anggota legislatif melompat dua kali lipat, sekarang sudah ada 181 anggota DPRD baik Provinsi, Kabupaten, maupun Kota,” ungkapnya.

Baca Juga: Richard Lee Bongkar Dugaan Jokowi Alami Stevens Johnson Syndrome: “Itu Jauh Banget, Mukosa Aman!”

Halaman:

Tags

Terkini