Ia menegaskan, bulan depan keterlambatan serupa tidak akan terjadi lagi. Bahkan, Dadan memastikan bahwa mulai tahun depan seluruh petugas MBG akan diangkat menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) agar pembayaran gaji lebih tertib dan lancar setiap awal bulan.
Dengan tambahan anggaran tersebut, BGN menargetkan pelaksanaan program MBG dapat berjalan maksimal hingga akhir 2025. Program yang menjadi salah satu prioritas nasional ini diharapkan mampu memperluas jangkauan penerima manfaat serta memastikan ketersediaan gizi seimbang bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
(DP)