• Sabtu, 18 April 2026

Patrick Kluivert Tegaskan Fokus Timnas Indonesia di Round 4: “Bukan Tekanan, Tapi Puzzle Keseimbangan”

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Kamis, 16 Oktober 2025 | 16:04 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert angkat bicara tentang jalan terjal Tim Garuda hadapi Arab Saudi dan Irak di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Instagram.com/@partickkluivert9)   (Instagram.com/@partickkluivert9)
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert angkat bicara tentang jalan terjal Tim Garuda hadapi Arab Saudi dan Irak di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Instagram.com/@partickkluivert9) (Instagram.com/@partickkluivert9)

wartajatim.co.id - Menjelang dua laga krusial melawan Arab Saudi dan Irak di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, pelatih Patrick Kluivert menegaskan fokus Timnas Indonesia bukan pada tekanan eksternal, melainkan pada keseimbangan tim dan mentalitas pemain.

Indonesia akan melakoni dua pertandingan awal Grup B di Jeddah, Arab Saudi, pada 8 dan 11 Oktober 2025. Kedua lawan tersebut berperingkat jauh lebih tinggi, membuat peluang Garuda untuk lolos otomatis semakin berat.Namun, tantangan itu tak membuat skuad Garuda gentar.

Di tengah situasi yang penuh tekanan, Kluivert justru menyoroti pentingnya menjaga kestabilan tim.“Kita perlu memiliki mindset yang benar, kita tidak boleh melupakan rencana apa yang sudah kita lakukan di pertandingan kualifikasi Round 3,” ujar Kluivert dalam siniar The Haye Way yang tayang pada 20 September 2025.

Baca Juga: Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert Lawan Kata 'Mustahil' di Round 4: Protes Wasit Tak Digubris, Skema Bola Mati Jadi Jalan Terakhir

 PSSI Akui Ada Tekanan Eksternal Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya menyoroti sejumlah tekanan yang dihadapi Timnas Indonesia. Mulai dari perubahan status tuan rumah, jadwal padat, hingga penunjukan wasit asal Kuwait yang dinilai kurang netral.

“Sekjen (Yunus Nusi) sudah mengirim surat resmi ke FIFA, dan saya juga ke AFC mengenai penunjukkan wasit dari Kuwait,” ungkap Erick dalam konferensi pers di SUGBK, Jakarta (16/9/2025).

PSSI bahkan melobi agar wasit berasal dari kawasan netral seperti Jepang, China, atau Australia. “Memang tekanan itu menarik,” tambahnya.

Baca Juga: Skandal Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia, FIFA Jatuhkan Denda Rp73 Miliar dan Ancaman Diskualifikasi

Meski begitu, PSSI tetap mempersiapkan tim secara matang, termasuk pengaturan hotel independen, tim advance, dan antisipasi kedatangan pemain Eropa yang terlambat bergabung.

“Ini realita yang harus kita hadapi,” tegas Erick. Kluivert: Tantangan Ada di Dalam, Bukan di Luar Kluivert punya pandangan berbeda. Ia menilai, kekuatan sejati Indonesia terletak pada penyusunan komposisi pemain yang seimbang dan soliditas tim.

“Bagi saya sendiri, tentang keseimbangan tim menjadi hal yang sangat penting untuk memilih komposisi yang tepat menuju pertandingan di Oktober 2025,” ujarnya. Mantan pemain Barcelona itu juga menekankan pentingnya kontrol permainan dan mentalitas Jay Idzes cs agar tidak mudah goyah.

Baca Juga: Shin Tae-yong Dipecat Ulsan HD Setelah Timnas Indonesia Kalah dari Arab Saudi

“Kita harus lebih baik saat memegang kendali pertandingan. Pemain harus punya kekuatan, keinginan, dan tenaga untuk mencapai targetnya,” tegasnya.Menurut Kluivert, semua aspek itu harus berpadu layaknya puzzle yang tersusun sempurna. “Semua hal-hal itu harus jatuh menjadi puzzle yang saling melengkapi,” imbuhnya.

 (FN)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X