olahraga

Hokky Caraka Laporkan 5 Netizen Usai Kekasihnya Dilecehkan: “Ini Bukan Kritik Bola, Tapi Pelecehan Perempuan!”

Selasa, 5 Agustus 2025 | 12:01 WIB
Striker Timnas Indonesia U-23, Hokky Caraka. ( Instagram.com/@hokkycaraka_)

WartaJatim.CO.ID - Nama penyerang Timnas Indonesia U-23, Hokky Caraka, menjadi perbincangan publik usai ia resmi melayangkan somasi kepada lima akun media sosial yang diduga melakukan pelecehan terhadap kekasihnya, Jessica Rosmaureena.

Langkah itu diambil menyusul komentar-komentar bernada tak pantas yang diterima Jessica di tengah sorotan atas performa Hokky dalam laga melawan Malaysia di Piala AFF U-23 2025.

Melalui Instagram Story yang diunggah Rabu (23/7/2025), Hokky mengklarifikasi bahwa tindakan somasi tersebut bukan bentuk pembelaan terhadap kritik atas permainannya. Ia menegaskan bahwa yang terjadi sudah melewati batas—yakni pelecehan seksual verbal terhadap perempuan.

Baca Juga: Gagal Juara, Pemain Timnas U-23 Tetap Dapat Bonus Rp100 Juta dari Menteri Ara!

"Siang semua, saya di sini mau meluruskan permasalahan tersebut, bukan maksud saya untuk membela diri dari kritikan atau semacamnya," tulis Hokky.

"Tetapi ini sudah masuk dalam pelecehan seks kepada perempuan, dan kita semua tahu di mana pun tempatnya semua itu sama. Pelecehan tidak bisa ditolerir," tegasnya.

Surat somasi tersebut lebih dulu diunggah Hokky pada Selasa (22/7/2025), di mana ia memberikan waktu 1x24 jam kepada lima pemilik akun Instagram yang dilaporkan, untuk meminta maaf secara langsung.

Dalam surat tersebut, Hokky menyatakan bahwa baik dirinya maupun kekasihnya telah menjadi korban penghinaan di kolom komentar dan pesan langsung.

Baca Juga: Kalah dari Vietnam, Pelatih Timnas U-23 Tetap Dipertahankan Erick Thohir!

Di tengah gempuran kritik, pemain muda ini justru mendapat gelombang dukungan dari publik yang mengecam pelecehan personal dalam ranah olahraga.

"Saya mau berterima kasih kepada semua orang yang support saya dan pasangan saya untuk masalah kali ini. Ternyata masih banyak orang yang berpendidikan dan beradab," lanjut Hokky.

Ia menambahkan bahwa kritik yang dilayangkan seharusnya tetap berada pada konteks permainan sepak bola, bukan menyeret kehidupan pribadi maupun pasangan.

"Satu hal yang membuat saya melakukan hal semacam ini karena mereka tidak mengkritik tentang permainan sepak bola, melainkan melecehkan dengan alasan mengkritik," ujarnya.

Baca Juga: Vanenburg Wajibkan Timnas U-23 Menang Lawan Malaysia: Bukan Sekadar Lolos, Ini Soal Mental Juara!

Halaman:

Tags

Terkini