Reaksi warganet pun beragam. Sebagian besar mendukung langkah Hokky karena dianggap tepat dan berani melawan bentuk pelecehan terselubung yang selama ini dianggap wajar di media sosial.
"Banyak yang suka komentar di luar konteks. Padahal bahas permainannya saja tanpa melibatkan hal-hal personal," tulis akun @mbanu24.
"Setuju Hokky, kritik boleh tapi harus kritik dalam hal permainan sepak bola jangan yang lain," timpal netizen lain melalui akun @al_sundawi10.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Harus Berharap Ke Timnas Lain Untuk Lolos Semi Final Piala AFF 2023
Langkah Hokky ini juga menjadi pengingat bagi publik tentang pentingnya batasan antara kritik dan pelecehan, serta perlunya ruang digital yang lebih sehat, adil, dan beradab—khususnya terhadap perempuan.
(HCY)
Artikel Terkait
Coach Justin Soroti Ketidakadilan Round 4: “Main di Saudi? AFC Gak Masuk Akal!”
Kritik Pedas Siamsport: Thailand U-23 Gagal Total, Mimpi Piala Dunia Dinilai Mustahil!
Kluivert Tegaskan Fokus Timnas Indonesia adalah Arab Saudi dan Irak, Bukan Hasil Drawing
Dua Ganda Indonesia Tampil di Macau Open 2025: Sabar/Reza Melaju, Bobby/Melati Terhenti di Laga Awal
Vanenburg Yakin Garuda Muda Tak Butuh Latihan Penalti Jelang Final Lawan Vietnam
Gagal Juara AFF U-23, Menpora Tetap Puji Timnas: Evaluasi dan Fokus Pertahankan Emas SEA Games!