• Sabtu, 18 April 2026

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Takziah ke Keluarga Korban Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 13 Oktober 2025 | 07:05 WIB
Duka dan Dukungan: Wali Kota Surabaya Kunjungi Rumah Korban Reruntuhan Ponpes Al Khoziny (Foto: surabaya.go.id)
Duka dan Dukungan: Wali Kota Surabaya Kunjungi Rumah Korban Reruntuhan Ponpes Al Khoziny (Foto: surabaya.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, didampingi Ketua TP PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, melakukan takziah ke rumah duka korban jiwa akibat reruntuhan Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, pada Kamis (9/10/2025).

Kunjungan dilakukan di empat rumah keluarga korban yang berdomisili di Surabaya, dimulai dari rumah almarhum Daul Milal di Jalan Sidokapasan 8 Nomor 18, dilanjutkan ke rumah almarhum Reza Syafai Akbar di Jalan Semut Kalimir, rumah almarhum Ahmad Rijalul Haq di Jalan Kebalen Kulon 2/23, dan ditutup di rumah almarhum Agus Ubaidilah di Jalan Gresik Gadukan 194.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Surabaya, Dalam kesempatan itu, Wali Kota Eri menyampaikan rasa duka yang mendalam sekaligus mengapresiasi ketegaran dan keikhlasan keluarga korban dalam menghadapi musibah tersebut.

Baca Juga: Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib Berangkatkan Ribuan Peserta Wendit Fun Run 5K 2025 di Taman Wisata Air Wendit

"Jadi para keluarga sudah menyampaikan keikhlasan terkait dengan pondok Al Khoziny. Beliau orang tua yang hebat, ada dua putra yang mondok di Al-Khoziny. Yang satunya tingkat SMP, yang meninggal dunia, satunya sudah kuliah," ujar Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri juga menuturkan kisah haru dari salah satu putra korban yang masih menempuh pendidikan di Ponpes Al Khoziny, yang menegaskan keinginannya untuk kembali menuntut ilmu setelah pondok selesai dibangun kembali.

"Ketika pondok ini selesai terbangun, maka putranya akan kembali lagi (salah satu kakak korban). Inilah keinginan yang besar untuk menuntut ilmu,” kata Wali Kota Eri.

Baca Juga: Bupati Malang Sanusi Apresiasi Penutupan Pelatihan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan Siswa SMA Taruna Nusantara

Selain memberikan dukungan moral, Pemkot Surabaya berkomitmen memberikan pendampingan psikologis kepada anak-anak yang selamat atau terdampak musibah tersebut, agar kondisi mental mereka tetap stabil.

"Kami, Pemerintah Kota Surabaya, akan memberikan pendampingan psikologis kepada anak-anak warga Kota Pahlawan yang terdampak atas kejadian tersebut,” ungkapnya.

Wali Kota Eri mengimbau masyarakat untuk tidak terus-menerus menyebarkan berita terkait pondok agar tidak memicu trauma bagi anak-anak korban, dan meminta seluruh warga Surabaya saling menguatkan serta mendukung mereka yang terdampak.

Baca Juga: Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Tegaskan Komitmen Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Daerah di Rakornas TPAKD 2025 Jakarta

"Makanya saya mohon kepada seluruh warga, khusus Kota Surabaya, ayo kita beri support anak-anak kita. Hari ini yang terbaik adalah saling menguatkan dan mendukung,” imbaunya.

Sekitar 20 korban luka-luka asal Surabaya akan menerima pendampingan psikologis dari Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A), sementara Kepala BPBD selaku Satgas Kampung Pancasila bersama DP5A akan memastikan pendampingan menyeluruh agar psikis anak-anak korban tetap stabil dan mereka bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Surabaya.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X