• Sabtu, 18 April 2026

Kasat Narkoba dan Tiga Polisi Polres Nunukan Diciduk, Diduga Selundupkan Sabu di Perbatasan

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Rabu, 23 Juli 2025 | 11:27 WIB
Foto Ilustrasi - Anggota polisi Polres Nunukan ditangkap karena diduga terlibat penyelundupan narkoba jenis sabu. (Freepik.com)  (Freepik.com)
Foto Ilustrasi - Anggota polisi Polres Nunukan ditangkap karena diduga terlibat penyelundupan narkoba jenis sabu. (Freepik.com) (Freepik.com)

wartajatim.co.id - Dunia kepolisian kembali diguncang oleh kasus memalukan. Empat anggota Polres Nunukan, Kalimantan Utara, termasuk Kepala Satuan Narkoba Iptu SH, ditangkap karena diduga terlibat dalam penyelundupan narkoba jenis sabu.

Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan Divisi Propam Mabes Polri di wilayah Aji Kuning, Pulau Sebatik, pada Rabu, 9 Juli 2025.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengonfirmasi langsung penangkapan tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh pelaku merupakan anggota kepolisian aktif dan tidak ada keterlibatan warga sipil.

Baca Juga: Pemusnahan Besar Narkotika Sabu dan Ganja di Pamekasan oleh BNNP Jawa Timur Tunjukkan Komitmen Perang Melawan Narkoba

“Empat personel, polisi semua. Tidak ada warga sipil,” ujar Eko kepada awak media, Kamis 10 Juli 2025. Meskipun belum merinci kronologi penangkapan maupun jumlah barang bukti yang diamankan, Eko menyebut operasi ini merupakan hasil dari pengembangan penyelidikan sebelumnya.

Dugaan kuat menyebut keempat polisi itu terlibat dalam jaringan penyelundupan narkoba lintas wilayah Indonesia–Malaysia.

“Lundup (penyelundupan) sabu,” ungkap Eko singkat, saat dikonfirmasi soal jenis narkoba yang diselundupkan. Eko juga menegaskan bahwa operasi penangkapan ini adalah bentuk kolaborasi antar satuan internal Polri. “(Penangkapan oleh) Narkoba Bareskrim dan Propam Mabes kolaborasi,” tambahnya.

Baca Juga: Program Rehabilitasi Narkoba Warisan Bunda Iffet Tetap Berjalan Pasca Kepergiannya

Kasus ini semakin menambah panjang daftar penyimpangan yang dilakukan oleh oknum aparat dalam penanganan kasus narkoba. Masyarakat pun menyoroti lemahnya pengawasan internal serta potensi korupsi di lingkungan kepolisian.

Hingga kini, pihak Mabes Polri masih mendalami kasus tersebut, termasuk mengungkap peran masing-masing anggota dalam jaringan narkoba yang diduga melibatkan lebih dari satu daerah perbatasan.

Keempat polisi yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif di markas Bareskrim Mabes Polri, Jakarta.

Baca Juga: BNN Bongkar 285 Tersangka Narkoba, Sindikat Perdaya Perempuan Jadi Kurir Antar Pulau

Langkah hukum tegas ini diharapkan menjadi peringatan keras bahwa tidak ada toleransi bagi aparat yang bermain dalam bisnis gelap narkotika, sekalipun mereka berada di posisi strategis seperti Kasat Narkoba.

(FH)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X