• Sabtu, 18 April 2026

Nezar Patria: “90% Deepfake Digunakan untuk Tujuan Jahat, Perempuan dan Anak Paling Terdampak!”

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Senin, 28 Juli 2025 | 15:15 WIB
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria.  (komdigi.go.id)
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria. (komdigi.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyampaikan keprihatinannya terhadap penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan, khususnya deepfake, yang dinilai makin berbahaya dan menyasar kelompok rentan, seperti perempuan dan anak-anak.

Dalam keterangan resmi pada Jumat, 25 Juli 2025, Nezar menjelaskan bahwa kemajuan teknologi digital memang membawa peluang luar biasa, tetapi juga membuka celah ancaman yang tak kalah besar.

Salah satunya adalah penyalahgunaan deepfake, teknologi manipulasi gambar dan suara yang sangat realistis dan menyesatkan.

“Gelombang perkembangan teknologi membuka peluang luar biasa, tapi juga membuka celah ancaman,” ujarnya.

Baca Juga: Anak-Anak Indonesia dan Krisis Belajar: Ketimpangan Pendidikan di Tengah Derasnya Era Digital

Mengutip data Sensity AI, Nezar menyebutkan bahwa sejak 2019 terjadi lonjakan 550% kasus deepfake, dengan 90% di antaranya digunakan untuk tujuan berbahaya. “Yang paling terdampak adalah perempuan dan anak,” lanjutnya.

Fakta mengejutkan lainnya, sekitar 11 persen perempuan usia 15 sampai 29 tahun mengaku pernah mengalami kekerasan berbasis gender secara online.

Sebagai respons, pemerintah melalui Komdigi telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 (PP TUNAS) yang mengatur sistem penyelenggaraan elektronik secara lebih ketat dan berkelanjutan.

Baca Juga: Waspada! Penipuan Digital dengan Tautan Palsu Berkembang Pesat, BRI Ingatkan Nasabah Segera Cek Keamanan Anda!

Nezar juga menekankan pentingnya literasi digital sebagai keterampilan dasar masyarakat modern. Ia mengajak publik untuk lebih kritis terhadap konten manipulatif dan menjaga privasi data pribadi.

“AI seharusnya menjadi teman untuk berimajinasi dan berinovasi, bukan untuk membahayakan atau merugikan orang lain,” tegasnya.

(HCY)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X