• Sabtu, 18 April 2026

Bapanas Pastikan Beras SPHP Bisa Langsung Dijual Kopdes Merah Putih dan Dipakai Program MBG

Photo Author
Novi Embun Tristiani, Wartajatim.co.id
- Sabtu, 6 September 2025 | 11:10 WIB
Foto ilustrasi beras - Beras SPHP bisa langsung dijual Kopdes Merah Putih.  (Freepik/freepik)
Foto ilustrasi beras - Beras SPHP bisa langsung dijual Kopdes Merah Putih. (Freepik/freepik)

wartajatim.CO.ID – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan segera tersedia di jaringan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Begitu gerai sembako terbentuk, koperasi ini bisa langsung menjual beras SPHP kepada masyarakat.

“Koperasi Desa Merah Putih, begitu sudah siap gerainya, maka sudah bisa langsung jualan beras SPHP,” kata Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, saat rapat konsolidasi Kopdes/Kelurahan Merah Putih se-Jawa Tengah di Semarang, Kamis, 28 Agustus 2025.

Arief menegaskan, privilege ini diberikan untuk memperluas akses masyarakat terhadap beras SPHP yang selama ini menjadi instrumen pemerintah dalam menekan harga pangan. Ia juga mengimbau agar daerah yang menghadapi kelangkaan beras segera melapor ke Bulog setempat agar penyalurannya bisa lebih cepat ditangani.

Baca Juga: Mentan Amran Pastikan Beras SPHP Rusak Bisa Ditukar di Bulog, Meski Kemasan Sudah Dibuka

Saat ini, distribusi beras SPHP sudah mencapai 82 ribu ton melalui berbagai jalur, termasuk pasar tradisional, ritel modern, dan koperasi desa. Pemerintah juga memastikan stok nasional dalam kondisi aman.

“Stok beras pemerintah banyak, ada 3,9 juta ton. Produksi sampai September 28 juta ton, dengan surplus 5 juta ton terhadap konsumsi,” ungkap Arief.

Tak hanya menjaga stabilitas harga, Bapanas juga memanfaatkan beras SPHP untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Arief menyebut, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bisa menggunakan beras SPHP jika mengalami kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan beras.

Baca Juga: Gerakan Pangan Murah di Bangkalan Hadirkan Beras SPHP Murah dan Dorongan Bupati untuk Penggilingan Padi Lokal

“Untuk MBG, apabila SPPG-SPPG ada yang menghadapi kekurangan beras, bisa juga menggunakan beras Bulog SPHP. Jangan sampai berasnya sulit, apalagi kalau harga premium sedang tinggi,” tambahnya.

Adapun harga beras SPHP bervariasi sesuai wilayah. Untuk Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, dan Sulawesi dipatok Rp12.500/kg. Wilayah Sumatera (kecuali Lampung dan Sumsel), NTT, dan Kalimantan Rp13.100/kg. Sementara Maluku dan Papua dijual Rp13.500/kg.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap masyarakat dapat lebih mudah mengakses beras dengan harga terjangkau, sekaligus memastikan program MBG berjalan tanpa hambatan.

(DP)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novi Embun Tristiani

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X