• Sabtu, 18 April 2026

Eddy Soeparno Ajak Hindari Anarki, Tekankan Pentingnya Dialog dalam Menjaga Demokrasi

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Jumat, 12 September 2025 | 15:14 WIB
Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno mengajak warga RI untuk menghindari anarki dalam aksi demonstrasi. (Instagram.com/@eddy_soeparno)  (Instagram.com/@eddy_soeparno)
Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno mengajak warga RI untuk menghindari anarki dalam aksi demonstrasi. (Instagram.com/@eddy_soeparno) (Instagram.com/@eddy_soeparno)

wartajatim.co.id - Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, mengimbau masyarakat untuk menjaga suasana demokrasi tetap sehat di tengah maraknya aksi unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia. Ia mengingatkan agar penyampaian aspirasi tidak dilakukan dengan cara anarki atau perusakan fasilitas umum.

Pernyataan Eddy disampaikan sebagai tanggapan atas pidato Presiden RI, Prabowo Subianto, yang sebelumnya menegaskan pentingnya ruang dialog. Eddy menilai ajakan Presiden menunjukkan keseriusan dalam merawat demokrasi.

“Ruang penyampaian pendapat selalu terbuka. Presiden Prabowo juga mendorong agar dialog bisa dilakukan bersama kementerian dan lembaga terkait. Aspirasi masyarakat tetap diberikan ruang dalam berbagai forum,” ujar Eddy dalam keterangan resmi MPR RI, Senin (1/9/2025).

Baca Juga: Pasha Ungu Akhirnya Buka Suara soal Momen Viral Tak Ikut Joget di Sidang Tahunan MPR

Politisi PAN itu menekankan bahwa menjaga demokrasi tidak bisa dilakukan dengan aksi yang meresahkan masyarakat. Baginya, dialog terbuka dan kolaborasi lebih memberikan manfaat bagi bangsa.

“Sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo, saya mengajak ayo jaga demokrasi kita dari segala bentuk anarki dan perusakan. Aksi damai, dialog, dan kolaborasi lebih memberi dampak baik bagi masyarakat,” tegasnya.

Sebagai pimpinan MPR, Eddy menuturkan bahwa dirinya selalu membuka ruang dialog dengan berbagai kalangan. Ia mencontohkan program MPR Goes to Campus yang telah dijalankan di lebih dari 30 universitas di seluruh Indonesia. Dari forum tersebut, ia mengaku banyak menerima gagasan dan kritik konstruktif dari mahasiswa hingga akademisi.

Baca Juga: FPK dan Kominfo Kota Surabaya Ajak Warga Bersatu Jaga Keamanan Lingkungan serta Tolak Aksi Anarkis di Tengah Demonstrasi Pelajar

“Selama ini, ruang dialog selalu terbuka baik dalam audiensi maupun agenda MPR Goes to Campus yang sudah saya jalankan di lebih dari 30 universitas di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Lebih jauh, Eddy menegaskan peran MPR sebagai wadah bersama dalam menampung aspirasi rakyat.

“Karena saya percaya, MPR adalah rumah kolaborasi bagi semua pihak yang ingin Indonesia lebih baik, lebih maju, dan tentu lebih sejahtera,” tambahnya.

Baca Juga: Pasha Ungu Akhirnya Buka Suara soal Momen Viral Tak Ikut Joget di Sidang Tahunan MPR

Eddy menutup dengan optimisme bahwa demokrasi akan semakin kuat jika diwarnai dengan aspirasi damai, dialog produktif, serta kolaborasi semua elemen bangsa, bukan tindakan anarkis yang justru merugikan masyarakat.

(FN)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X