• Sabtu, 18 April 2026

Viral Murid SD Dihukum Belajar di Lantai, Keluarga Minta Maaf dan Ungkap Fakta Mengejutkan!

Photo Author
Administrator, Wartajatim.co.id
- Senin, 13 Januari 2025 | 07:46 WIB
Kasus viral seorang murid SD Swasta Abdi Sukma di Medan yang dihukum belajar di lantai karena menunggak SPP selama tiga bulan terus menjadi sorotan publik. Keluarga siswa dan pihak sekolah akhirnya memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut.

Yani, kakak dari Kamelia—ibu siswa yang dihukum—membuka suara dan meminta maaf atas kejadian yang memicu kontroversi nasional. Dalam video yang diterima Warta Jatim pada Senin (13/1/2025), Yani menangis di hadapan wali murid lainnya.

"Sekolah ini tidak bersalah. Mereka sangat membantu dan tidak pernah pilih kasih. Saya memohon maaf atas nama keluarga," kata Yani sambil menangis.

Ia juga menjelaskan bahwa hukuman tersebut awalnya direkam oleh Kamelia, ibu siswa, yang kemudian memviralkannya di media sosial. "Kesalahan bukan pada guru, tapi pada keluarga kami yang tidak tahu diri," tambahnya.

Pihak sekolah melalui Kepala Sekolah Juli Sari mengungkapkan bahwa insiden ini terjadi karena kesalahpahaman. "Wali kelas membuat peraturan sendiri tanpa konfirmasi ke pihak sekolah. Kami tidak pernah memiliki kebijakan seperti itu," jelas Juli.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Medan juga telah menggelar audiensi dengan pihak yayasan dan wali murid. Bambang, perwakilan Dinas Pendidikan, menyebut insiden ini sebagai kekhilafan. "Ini jadi pelajaran bagi kita semua, baik guru, kepala sekolah, maupun yayasan," katanya.

Kasus ini bermula saat siswa kelas 4 berinisial MA dihukum duduk di lantai karena belum melunasi SPP sebesar Rp180 ribu untuk Oktober hingga Desember 2024. Kamelia, ibu siswa, mengaku kecewa karena anaknya menjadi trauma dan enggan bersekolah.

Namun, sejumlah wali murid membela sekolah, menyebut insiden tersebut tidak sesuai dengan fakta yang viral. "Sekolah ini banyak membantu. Jangan sampai reputasi mereka hancur hanya karena kesalahpahaman," ujar salah satu wali murid.

Insiden ini menjadi pelajaran penting untuk memperbaiki komunikasi antara pihak sekolah, guru, dan orang tua demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X