berita

Siswa Banyak Keracunan MBG, Sufmi Dasco Minta BGN Perketat Pengawasan

Senin, 4 Agustus 2025 | 10:57 WIB
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco, meminta BGN makin ketat lakukan supervisi distribusi MBG.

WartaJatim.CO.ID – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memberikan pernyataan tegas mengenai maraknya kasus keracunan yang dialami siswa di sejumlah daerah setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menyikapi kasus terbaru yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Dasco meminta agar Badan Gizi Nasional (BGN) lebih serius dalam melakukan pengawasan dan supervisi terhadap pelaksanaan program tersebut.

Hal ini disampaikan Dasco saat diwawancarai awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin, 28 Juli 2025.

Baca Juga: Siswa Temukan Belatung di Lauk MBG Tuban, Video Viral dan Picu Reaksi Warganet

“Kita tahu bahwa BGN telah membentuk sistem supervisi baru. Mereka punya tenaga yang bertugas di lapangan untuk memastikan makanan yang dibagikan benar-benar layak dikonsumsi,” ujar Dasco.

Ia menambahkan bahwa supervisi itu tidak hanya terbatas pada pengecekan kualitas makanan, tetapi juga menyangkut proses distribusi serta pembayaran dari BGN ke pihak dapur penyedia makanan.

“Pengecekan lapangan sangat penting agar program ini tidak malah menimbulkan bahaya bagi anak-anak,” lanjutnya.

Dasco berharap dengan adanya pengawasan yang ketat, kasus serupa tidak akan terulang.

Baca Juga: Bondowoso Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Mitra Mandiri Demi Cegah Stunting Anak Sekolah

“Kami ingin agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di masa mendatang,” tegas politisi dari Fraksi Gerindra tersebut.

Sebagai informasi, dalam beberapa minggu terakhir, terjadi serangkaian insiden keracunan siswa di sejumlah sekolah yang menerima distribusi MBG.

Di Kota Kupang, NTT, sebanyak 130 siswa SMP Negeri dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan pada 22 Juli 2025.

Selain itu, 13 siswa SDN Tenau juga mengalami kondisi serupa, disusul dua siswa dari SMAN 1 Taebenu dan 75 siswa SMA/SMK di Sumba Barat Daya yang turut menjadi korban.

Baca Juga: Prabowo Minta Polisi Lanjutkan Perjuangan: Turun ke Rakyat, Dukung Program MBG, dan Dengarkan Jeritan Warga

Halaman:

Tags

Terkini