berita

Diduga Akibat Kebocoran Gas, Ledakan di Pertamina Subang Lukai Dua Karyawan

Kamis, 7 Agustus 2025 | 11:12 WIB
Tangkapan layar video dugaan ledakan di area kerja PT Pertamina EP Regional 2 Zona 7 Field Subang akibat kebocoran gas. (Instagram/momen_indonesia) (Instagram/momen_indonesia)

 

wartajatim.com.id - Sebuah ledakan hebat mengguncang area kerja PT Pertamina EP Regional 2 Zona 7 Field Subang pada Selasa (5/8/2025) dan diduga kuat dipicu kebocoran gas. Peristiwa ini mengakibatkan dua karyawan mengalami luka bakar serius dan kini dirawat intensif di RS Hamori, Subang.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika delapan karyawan shift 3 mendengar suara desisan mencurigakan di area kerja.

“Dua karyawan, Sdr. Asep Andan dan Sdr. Andi Irawan, segera melakukan pemeriksaan terhadap sumber suara tersebut,” ujar Hendra dalam keterangan tertulis, Selasa (5/8/2025).

Baca Juga: Pertamina dan PLN Gandeng Danantara Kembangkan 1.130 MW Energi Panas Bumi Melalui Geothermal

Namun, saat pengecekan berlangsung, tiba-tiba terjadi ledakan besar pada pipa gas. Suaranya bahkan terdengar hingga ke Kampung Babakan. Asep Andan mengalami luka bakar mencapai 80 persen, sementara Andi Irawan menderita luka bakar sekitar 9 persen.

Saksi mata, Rifaldi Hendrawan (31) dan Nono (48), mengaku kaget dengan kerasnya suara ledakan yang membuat warga sekitar panik.

Tidak lama berselang, tim darurat Pertamina bersama petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan api. Api berhasil dijinakkan dengan cepat sehingga tidak menimbulkan kebakaran lanjutan.

Baca Juga: Ledakan Dahsyat Sumur Minyak Pertamina Subang! Kebocoran Gas Sebabkan Dua Petugas Terluka

Polres Subang kemudian mengamankan area kejadian, mendata korban dan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak perusahaan guna penyelidikan lebih lanjut.

“Polda Jawa Barat terus memantau perkembangan penanganan insiden ini. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mendekati lokasi kejadian demi keselamatan bersama,” pungkas Hendra.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebocoran gas yang memicu ledakan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

(FN)

Tags

Terkini