WartaJatim.co.id - Kabar yang mengusik rasa aman di lingkungan kampus datang dari Kebayoran Lama. Seorang mahasiswi Universitas Budi Luhur (UBL) resmi melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dialaminya ke pihak kepolisian.
Kasus ini mencuat ke publik setelah korban mengambil langkah hukum terhadap dosen berinisial Y (48). Laporan tersebut kini tengah ditangani oleh Polda Metro Jaya.
“Laporan tersebut sudah diterima di SPKT Polda Metro Jaya,” kata Kabid Humas Kombes Budi Hermanto.
Laporan itu tercatat dengan nomor LP/B/2611/IV/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 14 April 2026. Korban melaporkan dugaan pelanggaran yang mengacu pada UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).
Baca Juga: Viral Pencopetan di TransJakarta Koridor 6A, Penumpang Kehilangan HP Saat Perjalanan ke Balai Kota
Di tengah proses hukum yang berjalan, kepolisian memastikan penanganan dilakukan sesuai prosedur. Kasus ini juga dilimpahkan ke unit yang berwenang dalam penanganan perkara perempuan dan anak.
“Untuk penanganannya telah direkomendasikan ke Ditres PPA dan PPO, mengingat perkara yang dilaporkan berkaitan dengan dugaan TPKS,” ujarnya.
Dari penuturan yang beredar, korban mengaku mengalami peristiwa tersebut saat berusia 19 tahun. Ia juga menyebut adanya dua korban lain dengan pola kejadian yang serupa.
Di sisi lain, pihak kampus bergerak cepat merespons. Rektor UBL, Agus Setyo Budi, menyatakan bahwa dosen terlapor telah dinonaktifkan sementara dari aktivitas akademik.
Baca Juga: Viral Lalamove Masuk Jalur Busway, Bus Transjakarta Rute 1A Tertahan di Bandengan Selatan
“Universitas Budi Luhur telah mengambil langkah tegas dan terstruktur dengan menonaktifkan (dosen terlapor),” jelasnya.
Langkah ini diambil untuk memastikan proses investigasi berjalan tanpa hambatan dan tetap objektif.
“Yang bertujuan untuk membuka peluang investigasi mendalam dan pengumpulan bukti-bukti tambahan guna memastikan proses investigasi berjalan secara objektif, independen, dan bebas dari intervensi,” tegasnya.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa ruang pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman bagi siapa pun.