• Sabtu, 18 April 2026

BRI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Platform Digital LinkUMKM yang Sudah Dipakai 12,9 Juta Pengusaha

Photo Author
Novi Embun Tristiani, Wartajatim.co.id
- Jumat, 1 Agustus 2025 | 13:25 WIB
BRI perkuat komitmen bantu UMKM naik kelas lewat platform LinkUMKM. (Foto: Dok. BRI)
BRI perkuat komitmen bantu UMKM naik kelas lewat platform LinkUMKM. (Foto: Dok. BRI)

WartaJatim.CO.ID - Dalam upaya berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menghadirkan platform digital bernama LinkUMKM.

Platform ini dirancang untuk menciptakan ekosistem pemberdayaan yang komprehensif, mulai dari pemetaan usaha hingga pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha.

LinkUMKM muncul sebagai solusi atas berbagai hambatan yang kerap dialami UMKM, seperti keterbatasan akses informasi dan pelatihan.

Baca Juga: BRI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Platform Digital LinkUMKM yang Sudah Dipakai 12,9 Juta Pengusaha

Sejak diluncurkan, platform ini telah berkembang menjadi pusat pemberdayaan digital dan kini telah dimanfaatkan oleh lebih dari 12,9 juta pelaku UMKM di seluruh penjuru Indonesia.

Salah satu fitur utama dari LinkUMKM adalah Self-Assessment Naik Kelas, yaitu alat digital yang memungkinkan pelaku usaha menilai posisi bisnisnya secara objektif.

Hasil dari skoring ini akan mengarahkan mereka ke pelatihan dan pembinaan yang tepat sesuai dengan tahapan dan kebutuhan bisnis masing-masing.

Hingga akhir Juni 2025, tercatat lebih dari 9,9 juta UMKM telah menggunakan fitur skoring tersebut untuk mengetahui posisi bisnis mereka—apakah masih dalam tahap tradisional, berkembang, atau sudah masuk kategori modern.

Baca Juga: Kumora Cookies, Berawal dari Proyek Mahasiswa Kini Jadi Bisnis Cuan dan Bergizi Cegah Stunting Berkat Bimbingan Rumah BUMN BRI

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan bahwa hadirnya LinkUMKM adalah bentuk nyata dari komitmen BRI dalam mendukung UMKM secara terstruktur dan berkelanjutan.

“LinkUMKM kami kembangkan sebagai solusi digital yang menyeluruh. Tidak hanya memetakan posisi UMKM, tetapi juga mengarahkan langkah pengembangan melalui pelatihan dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing UMKM,” ujar Akhmad.

“Transformasi UMKM bukan proses instan. Tapi dengan pendekatan berbasis data dan dukungan teknologi, kami memastikan setiap UMKM memiliki peluang yang sama untuk naik kelas.” sambungnya.

Selain fitur Self-Assessment, LinkUMKM juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung lainnya. Misalnya, fitur UMKM Smart yang memberikan rekomendasi spesifik sesuai hasil skoring, serta Coaching Clinic yang mempertemukan pelaku UMKM dengan mentor atau coach profesional untuk konsultasi bisnis.

Baca Juga: Dari Padang ke Dunia: Kisah UMKM Cokelat Binaan BRI yang Sempat 'Mati Suri' tapi Kini Diperebutkan Buyer Internasional

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novi Embun Tristiani

Sumber: WartaJatim.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IHSG Diprediksi Sideways, Waspadai Tekanan Global

Kamis, 16 April 2026 | 10:06 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Buyback Tertekan Tajam

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:02 WIB
X