Baca Juga: Harga Minyak Bergejolak Usai Negosiasi AS–Iran Gagal
Jika konflik berkepanjangan, IMF bahkan memperingatkan potensi perlambatan ekonomi global hingga risiko stagflasi, yang tentu dapat memberikan tekanan tambahan pada pasar saham.
Secara keseluruhan, tren penguatan IHSG masih didukung oleh faktor fundamental domestik yang solid serta reformasi pasar yang berkelanjutan.
Namun, dinamika global dan kondisi teknikal yang sudah tinggi membuat pergerakan indeks ke depan diperkirakan tetap fluktuatif, sehingga investor perlu mencermati momentum dan risiko dengan lebih hati-hati.
(EC)
Artikel Terkait
IHSG Diprediksi Melemah, Ini Saham Rekomendasi Analis
IHSG Anjlok, Asing Tetap Borong Saham Energi dan Tambang
IHSG Berpotensi Melemah, Konflik Timur Tengah Jadi Tekanan
IHSG Turun 4 Hari, Asing Justru Borong Saham Rp1 Triliun
IHSG Rebound Tajam ke 7.212, Investor Borong Saham