WartaJatim.CO.ID - Bermula dari sekadar hobi, Wiwik Narwati kini sukses mengembangkan bisnis rajut yang menghasilkan omzet jutaan rupiah setiap bulan.
Berbekal ketekunan selama sembilan tahun, ibu rumah tangga asal Kelurahan Kepanjenkidul, Kota Blitar, ini telah membuktikan bahwa seni merajut bukan hanya sekadar kegiatan mengisi waktu luang, tetapi juga peluang usaha yang menjanjikan.
Di rumahnya, Wiwik menyulap ruang tamu menjadi galeri sekaligus toko yang memamerkan berbagai hasil karyanya.
Baca Juga: PLN Percepat Transisi Energi, Gandeng University of Dundee dan SKK Migas
Dengan sentuhan vintage yang khas, ruangan tersebut dipenuhi lemari display berisi beragam produk rajutan, seperti tas, dompet, sepatu bayi, boneka, hiasan rumah, dan berbagai aksesori lainnya. Setiap produk dibuat dengan detail dan ketelitian tinggi, menjadikannya unik dan bernilai seni.
Tak hanya mengandalkan toko fisik, Wiwik juga memanfaatkan media sosial dan marketplace untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.
Dengan bantuan anaknya, ia aktif memasarkan produknya melalui Instagram, Facebook, dan e-commerce populer seperti Shopee dan Tokopedia.
Baca Juga: PLN Perkuat UMK dengan Power UMK Hub, Ruang Baru untuk Berkembang
Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan penjualan dan memperluas pasar hingga ke luar daerah.
"Sekarang pelanggan saya tidak hanya dari Blitar saja, tapi juga dari luar kota, bahkan ada yang dari luar pulau," ungkap Wiwik.
Dalam sehari, Wiwik mampu menghasilkan dua hingga tiga model rajutan, tergantung tingkat kesulitannya.
Harga produknya pun sangat terjangkau, mulai dari Rp10.000 hingga ratusan ribu rupiah.
Baca Juga: PLN Sambungkan Listrik Gratis! 137 Keluarga Pra Sejahtera Kini Bisa Hidup Lebih Terang
Selain menjual hasil rajutannya, ia juga menyediakan berbagai jenis benang rajut berkualitas, seperti wol, cotton, polycherry, polyester, dan rayon, dengan harga mulai dari Rp4.000 hingga Rp22.000.
"Banyak pelanggan yang awalnya hanya beli produk jadi, tapi kemudian tertarik belajar merajut sendiri. Makanya, saya juga menyediakan bahan-bahannya sekalian," tambahnya.
Artikel Terkait
Peluang Bisnis 2025: Mulai Usaha dengan Modal Kurang dari 1 Juta Rupiah!
Farhat Abbas: Penyerahan Donasi Rp1,3 Miliar ke Korban Bencana NTT Tidak Hormati Usaha Mensos
Kisah Haqiqi, Dulu Mahasiswa Kurang Mampu di ITB Kini Punya Puluhan Usaha Pertambangan
Meningkatkan Kepercayaan Konsumen: Program Sertifikasi Halal Gratis untuk Pelaku Usaha di Malang
Gebyar Pelayanan Publik Pemkab Gresik: Akselerasi Dunia Usaha yang Bikin Masyarakat Tersenyum!