WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kota Kediri menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan pembangunan yang berkeadilan melalui penyelenggaraan Musrenbang Tematik Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI) pada Senin, 24 Februari 2025.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Kediri, Musrenbang GEDSI berlangsung di Ruang Joyoboyo, Balaikota Kediri, dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Lembaga Perlindungan Anak (LPA), Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI), serta perwakilan media dan kelompok GEDSI.
Baca Juga: Geger! Rans Nusantara Hebat Tutup Netizen Ramai-Ramai Berkomentar
Kegiatan ini diisi dengan paparan materi dari widyaiswara BPSDM dan fasilitator PUG/KLA Provinsi Jawa Timur, Arie Cahyono.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa program dan kebijakan yang dihasilkan dapat mengakomodasi kebutuhan kelompok rentan secara adil.
Chevy Ning Suyudi menekankan pentingnya kolaborasi multi-pihak dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan responsif terhadap kondisi sosial masyarakat.
Baca Juga: Dari Hobi Jadi Cuan! Ibu Rumah Tangga di Blitar Raup Jutaan Rupiah dari Rajutan
“Adanya pendekatan tematik ini, diharapkan pembangunan daerah dapat berjalan lebih inklusif dan responsif terhadap berbagai kondisi sosial yang ada di masyarakat,” harapnya.
Dalam kesempatan ini, beberapa usulan untuk Musrenbang Tematik GEDSI Kota Kediri Tahun 2025 juga disampaikan.
Usulan tersebut antara lain fasilitasi FKUB anak untuk kegiatan positif, pelatihan bagi Perempuan Kepala Keluarga (PEKA), perluasan pelatihan kerja bagi penyandang disabilitas, penyediaan juru bahasa isyarat, dan penyelenggaraan sekolah lansia Tangguh (Selantang) di setiap kelurahan.
Baca Juga: PLN Perkuat UMK dengan Power UMK Hub, Ruang Baru untuk Berkembang
Chevy berharap, “Musrenbang GEDSI dapat menjadi forum strategis dalam mengidentifikasi isu-isu prioritas, menyusun rekomendasi kebijakan, serta mengusulkan program-program yang lebih berpihak kepada kelompok rentan.”
Hasil dari Musrenbang GEDSI ini diharapkan dapat menjadi bahan pembahasan dalam Forum Perangkat Daerah untuk penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kota Kediri Tahun 2026. (gha)
Artikel Terkait
OJK dan TPAKD Jatim Gencarkan Inklusi Keuangan di 38 Kabupaten/Kota untuk Tingkatkan Literasi Masyarakat
Pj Wali Kota Kediri Sampaikan Arahan dalam Seminar Kesehatan untuk Penguatan GERMAS
Kayutangan Resmi Jadi Kawasan Inklusi Keuangan, Kota Malang Raih Apresiasi
Dinas Sosial Kota Kediri dan Komunitas Sambango Gelar Pelatihan Keterampilan bagi Eks-ODGJ
Hari Pertama Kerja, Gus Qowim Ajak ASN Bersinergi Mewujudkan Kota Kediri yang Lebih Baik