• Sabtu, 18 April 2026

Banjir Melanda Gresik: Gus Yani dan Alif Pastikan Penanganan Darurat Optimal di Bulan Ramadan

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 3 Maret 2025 | 11:39 WIB
Pemkab Gresik Siapkan Dapur Umum Karena Banjir untuk Warga di Bulan Ramadan (Foto: gresikkab.go.id)
Pemkab Gresik Siapkan Dapur Umum Karena Banjir untuk Warga di Bulan Ramadan (Foto: gresikkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Banjir akibat luapan Kali Lamong kembali merendam wilayah Gresik selatan, memaksa Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, yang akrab disapa Gus Yani, dan Wakil Bupati dr. Asluchul Alif untuk turun langsung meninjau lokasi.

Pada Minggu (2/3/2025), keduanya mengunjungi dapur umum yang didirikan di Balai Desa Kedungrukem untuk membantu warga yang terdampak.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Gresik, Penanganan darurat ini dilakukan setelah mereka menghadiri Retret Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2025 di Magelang.

Gus Yani dan Alif langsung bergerak menuju lokasi banjir setelah menggelar rapat koordinasi di kantor BPBD Gresik.

Baca Juga: Daftar Lengkap Pemenang Piala Oscar 2025: Film dan Aktor Terbaik

Mereka memfokuskan perhatian pada dua wilayah terdampak, yaitu Benjeng dan Balongpanggang. Di Benjeng, mereka meninjau kondisi banjir yang merendam permukiman warga.

Dapur umum Pemkab Gresik didirikan untuk menyediakan makanan sahur dan berbuka bagi warga yang menjalankan ibadah puasa.

"Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan Wabup, Sekda, Dinas PUTR, Dinsos, BPBD, serta para camat di wilayah terdampak," ujar Gus Yani.

Ia menambahkan bahwa curah hujan tinggi dalam dua hari terakhir menyebabkan air Kali Lamong kembali meluap.

Baca Juga: Ragu untuk Bersiwak Saat Puasa? Ini Hukum dan Manfaatnya!

Karena bencana ini terjadi di bulan Ramadan, Pemkab Gresik memutuskan untuk mendirikan dapur umum.

"Kami ingin memastikan warga terdampak tetap bisa sahur dan berbuka dengan baik," tambahnya.

Dalam diskusi bersama jajaran terkait, Pemkab Gresik merancang langkah percepatan penanganan banjir.

Salah satu langkah tersebut adalah pembangunan kolam retarding basin sebagai penampung air sementara. "Tahun ini sudah ada pembebasan lahan untuk kolam retarding basin kedua," kata Gus Yani.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Dorong Sinergi Program Kesehatan di Pelantikan Bu Cantika Wahono sebagai Ketua PKK Bojonegoro

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: Gresik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X