• Sabtu, 18 April 2026

Upaya Pemerintah dalam Program Pemberian Bibit Sayur untuk Keluarga Miskin di Bojonegoro

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 11 Maret 2025 | 14:09 WIB
Program Pemberian Bibit Sayur: Solusi Bupati Bojonegoro untuk Keluarga Miskin (Foto: bojonegorokab.go.id)
Program Pemberian Bibit Sayur: Solusi Bupati Bojonegoro untuk Keluarga Miskin (Foto: bojonegorokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemberian bibit sayur kepada keluarga miskin di Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu inisiatif yang diluncurkan oleh Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah.

Program ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan ketahanan pangan di daerah tersebut.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, Sejak diluncurkan, program ini telah berjalan dengan baik dan diterima langsung oleh masyarakat setempat.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro, Rudianto, menjelaskan bahwa distribusi bibit sayur telah dilakukan kepada sejumlah keluarga.

Baca Juga: 5 Makanan Khas Indonesia yang Lezat dan Ramah untuk Vegetarian & Vegan

Sebanyak 14 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Tambakrejo dan 10 KK di Kecamatan Ngraho telah menerima bantuan ini.

Selain itu, program ini juga menjangkau Kecamatan Ngasem, SMP Purwosari, dan sebuah pondok pesantren di Kecamatan Baureno.

Rudianto menambahkan bahwa dalam program 100 hari kinerja Bupati Bojonegoro, jumlah penerima bibit sayur mencapai 30 KK yang terdaftar dalam Instalasi Pemanen Air Hujan (IPAH).

Baca Juga: Peresmian RSUD Ngantang: Meningkatkan Akses Kesehatan bagi Masyarakat Miskin di Kabupaten Malang

Data lain menunjukkan bahwa ada 170 KK yang termasuk dalam Data Mandiri Masyarakat Miskin Daerah (Damisda) yang juga menerima bantuan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem.

“Bibit yang diberikan kepada setiap KK yang menerima berupa bibit cabai, tomat, terong, dan bunga kol,” jelasnya.

Rudianto juga menginformasikan bahwa tanaman sayur yang ditanam dapat dipanen dalam waktu tiga hingga empat bulan setelah penanaman.

Baca Juga: Kunjungan Bupati Malang ke Puskesmas Pujon dan Ngantang untuk Tinjau Pelayanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat

Warga yang masih membutuhkan bibit sayur tambahan dapat mengajukan permohonan kembali kepada DKPP Bojonegoro.

“Harapannya pemberian bibit ini setidaknya bisa mencukupi kebutuhan dalam skala rumah tangga, dan mengurangi biaya pengeluaran sehari-hari,” pungkasnya. (gha)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: bojonegorokab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X