• Sabtu, 18 April 2026

Inspeksi Mendadak Pemkab Bojonegoro di Pasar Unit Kalitidu: Pastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadhan

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 13 Maret 2025 | 22:37 WIB
Sidak Pemkab Bojonegoro: Pastikan Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Aman Menjelang Ramadhan (Foto: bojonegorokab.go.id)
Sidak Pemkab Bojonegoro: Pastikan Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Aman Menjelang Ramadhan (Foto: bojonegorokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Dindagkop-UM), melaksanakan inspeksi mendadak di Pasar Unit Kalitidu pada Selasa, 11 Maret 2025.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa harga dan ketersediaan bahan pokok tetap aman menjelang bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.

Sekretaris Dindagkop dan UM Kabupaten Bojonegoro, Ardhian Orianto, menyampaikan bahwa hasil sidak menunjukkan ketersediaan bahan pokok di pasar relatif aman.

Baca Juga: THR untuk Driver Gojek & Grab! Kemnaker Buka Posko Aduan, Aplikator Tak Bisa Menghindar?

Tidak ada kelangkaan bahan pokok, serta kiriman dari para distributor juga relatif aman. Ia menambahkan bahwa sayur-sayuran yang dijual di pasar berasal dari pasar induk Pare-Kediri, yang memastikan pasokan tetap terjaga.

Dalam hal harga, pantauan menunjukkan bahwa harga minyak goreng berkisar antara Rp 17.000 hingga Rp 17.500 per liter.

Sementara itu, harga cabai rawit merah mencapai Rp 70.000 per kilogram. Harga bawang merah besar tercatat Rp 30.000 per kilogram, dan beras premium seharga Rp 75.000 untuk 5 kilogram.

Baca Juga: Ifan Seventeen Jadi Dirut PFN, Warganet Syok! Apa Pengalamannya di Industri Film?

“Selisih harga di pasar unit Kalitidu juga relatif kecil, kisaran Rp 500 hingga Rp 1.000 per item,” jelas Ardhian.

Dari hasil pantauan harga, minyak goreng non merek dijual seharga Rp 17.000 per liter, cabai keriting merah Rp 22.000 per kilogram, dan cabai rawit hijau juga Rp 22.000 per kilogram.

“Selain memantau harga dan ketersediaan bahan pokok, kami juga memeriksa sarana dan prasarana pasar yang perlu ada perbaikan, seperti sanitasi dan pagar pintu masuk pasar,” pungkasnya.

Baca Juga: ASN Bisa WFA 4 Hari Sebelum Lebaran, Tito Karnavian: Ini Bukan Waktu Santai, Tugas Harus Tetap Jalan!

Dengan langkah ini, Pemkab Bojonegoro berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok agar masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan menjelang bulan suci. (gha)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: bojonegorokab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X