WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Dindagkop-UM), melaksanakan inspeksi mendadak di Pasar Unit Kalitidu pada Selasa, 11 Maret 2025.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa harga dan ketersediaan bahan pokok tetap aman menjelang bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.
Sekretaris Dindagkop dan UM Kabupaten Bojonegoro, Ardhian Orianto, menyampaikan bahwa hasil sidak menunjukkan ketersediaan bahan pokok di pasar relatif aman.
Baca Juga: THR untuk Driver Gojek & Grab! Kemnaker Buka Posko Aduan, Aplikator Tak Bisa Menghindar?
Tidak ada kelangkaan bahan pokok, serta kiriman dari para distributor juga relatif aman. Ia menambahkan bahwa sayur-sayuran yang dijual di pasar berasal dari pasar induk Pare-Kediri, yang memastikan pasokan tetap terjaga.
Dalam hal harga, pantauan menunjukkan bahwa harga minyak goreng berkisar antara Rp 17.000 hingga Rp 17.500 per liter.
Sementara itu, harga cabai rawit merah mencapai Rp 70.000 per kilogram. Harga bawang merah besar tercatat Rp 30.000 per kilogram, dan beras premium seharga Rp 75.000 untuk 5 kilogram.
Baca Juga: Ifan Seventeen Jadi Dirut PFN, Warganet Syok! Apa Pengalamannya di Industri Film?
“Selisih harga di pasar unit Kalitidu juga relatif kecil, kisaran Rp 500 hingga Rp 1.000 per item,” jelas Ardhian.
Dari hasil pantauan harga, minyak goreng non merek dijual seharga Rp 17.000 per liter, cabai keriting merah Rp 22.000 per kilogram, dan cabai rawit hijau juga Rp 22.000 per kilogram.
“Selain memantau harga dan ketersediaan bahan pokok, kami juga memeriksa sarana dan prasarana pasar yang perlu ada perbaikan, seperti sanitasi dan pagar pintu masuk pasar,” pungkasnya.
Dengan langkah ini, Pemkab Bojonegoro berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok agar masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan menjelang bulan suci. (gha)
Artikel Terkait
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono Serukan ASN untuk Jaga Integritas dan Cegah Gratifikasi Selama Ramadan dan Idul Fitri 1446 H
Program Domba Kesejahteraan di Bojonegoro: Upaya Pemkab untuk Mengurangi Kemiskinan Melalui Pemberdayaan Peternak Miskin
Program Pemberdayaan Ekonomi di Bojonegoro: Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Miskin Melalui Pertanian Berbasis Sayuran
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono Silaturahmi dengan KPH Perhutani untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Penguatan Pendidikan di Bojonegoro: Penandatanganan MoU Sekolah Unggulan Taruna Pamong Praja oleh Dinas Pendidikan dan Kodam V Brawijaya