• Sabtu, 18 April 2026

Musrenbang Mojokerto 2025: Pemerintah Fokus pada Pembangunan Inklusif untuk Perempuan, Anak, dan Penyandang Disabilitas

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 13 Maret 2025 | 13:38 WIB
Mojokerto Gelar Musrenbang Inklusif: Suara Perempuan, Anak, dan Penyandang Disabilitas Didengar (Foto: mojokertokab.go.id)
Mojokerto Gelar Musrenbang Inklusif: Suara Perempuan, Anak, dan Penyandang Disabilitas Didengar (Foto: mojokertokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) pada Rabu, 12 Maret 2025.

Acara ini berlangsung di Pendopo Graha Maja Tama dan dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, termasuk perempuan, anak, dan penyandang disabilitas.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Mojokerto, Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, yang akrab disapa Gus Barra, membuka acara tersebut dengan menekankan pentingnya pembangunan yang inklusif.

Dalam sambutannya, Gus Barra menyatakan bahwa perempuan, anak, dan penyandang disabilitas merupakan kelompok yang harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah.

Baca Juga: THR untuk Driver Gojek & Grab! Kemnaker Buka Posko Aduan, Aplikator Tak Bisa Menghindar?

Ia menegaskan bahwa hak-hak dasar anak harus dipenuhi, mencakup Hak Hidup, Hak Perlindungan, Hak Tumbuh Kembang, dan Hak Berpartisipasi.

Pemerintah, menurutnya, harus hadir untuk memastikan bahwa semua anak, tanpa terkecuali, mendapatkan hak-hak tersebut.

"Tanggung jawab Negara diantaranya menjamin hak anak tanpa membedakan suku, agama, dan ras dalam mengakses pendidikan, kesehatan, dan perlindungan dari kekerasan," ungkap Gus Barra.

Baca Juga: Ifan Seventeen Jadi Dirut PFN, Warganet Syok! Apa Pengalamannya di Industri Film?

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa perlindungan hak anak telah diatur dalam Keputusan Presiden No. 36 Tahun 1990 dan Undang-Undang No. 35 Tahun 2014.

Selain itu, penyandang disabilitas juga mendapatkan perhatian melalui UU No. 8 Tahun 2016, yang menuntut pemerintah untuk memberikan pelayanan yang setara.

Gus Barra juga menekankan pentingnya kesinambungan program antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.

Baca Juga: Resmi! Ifan Seventeen Ditunjuk Jadi Dirut PFN, Erick Thohir: Kami Beri Kesempatan

Hal ini sejalan dengan Asta Cita keempat yang menekankan pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan akses terhadap teknologi.

Ia menegaskan bahwa kesetaraan gender dan peningkatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas dalam pembangunan adalah prioritas utama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: mojokertokab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X