• Sabtu, 18 April 2026

BPBD Kabupaten Pasuruan Peringatkan Warga untuk Waspada di Sungai: Dua Korban Jiwa Akibat Hanyut Saat Musim Hujan

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 18 Maret 2025 | 08:43 WIB
Korban Tewas Akibat Hanyut (Foto : pasuruankab.go.id)
Korban Tewas Akibat Hanyut (Foto : pasuruankab.go.id)



WartaJatim.CO.ID - BPBD Kabupaten Pasuruan mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama di tengah puncak musim penghujan saat ini.

Imbauan ini disampaikan setelah dua insiden tragis yang melibatkan warga yang hanyut di sungai dalam waktu dua hari berturut-turut.

Dikutip wartajatim dari laman Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Kejadian pertama melibatkan Setyo Utomo, seorang pria berusia 62 tahun yang merupakan warga Dusun Glatik, Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo.

Setyo dilaporkan hanyut di sungai Glagahsari pada hari Jumat, 14 Maret 2025.

Baca Juga: Banjir dan Longsor di Sukabumi: 5 Tewas, 4 Orang Masih Hilang

Menurut informasi yang diperoleh, korban terbawa arus saat hendak buang air kecil.

Jenazahnya ditemukan mengambang di sungai Kraton, yang terletak di wilayah RT 2/RW 3, Dusun Wangkal, Desa Sidogiri, Kecamatan Kraton, pada hari Sabtu, 15 Maret 2025, sekitar siang.

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya segera menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan pencarian.

"Sabtu siang sekira pukul 11.30 WIB, jasad sang kakek ditemukan oleh warga yang sedang memancing. Begitu ditemukan, jenazahnya pun langsung dievakuasi ke RSUD dr R Soedarsono," jelas Sugeng melalui sambungan selulernya pada hari Minggu, 16 Maret 2025.

Kejadian kedua terjadi pada M. Haris Syah Prayogo, seorang bocah berusia 10 tahun yang merupakan warga Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan.

Baca Juga: Kebakaran Hutan di Los Angeles: 16 Tewas dan Kerugian Mencapai Triliunan!

Haris dilaporkan tenggelam saat bermain di sungai di Dusun Kulak, Desa Nogosari, pada hari Minggu, 16 Maret 2025, sekitar pukul 09.00 WIB.

Sugeng menambahkan bahwa setelah menerima laporan, TRC BPBD Kabupaten Pasuruan bersama masyarakat setempat segera melakukan pencarian di lokasi kejadian.

Dua jam setelah insiden, tepatnya sekitar pukul 11.00 WIB, jasad Haris ditemukan.

Selanjutnya, jenazahnya dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob.

"Informasi yang kami terima, korban bersama teman-temannya sedang asyik bermain di sungai. Tapi tiba-tiba tenggelam, dan warga sekitar langsung melaporkan kejadian ini. Alhamdulillah tidak sampai lama, jasad korban kami temukan," ucapnya.

Baca Juga: Kabupaten Pasuruan Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Antisipasi Musim Hujan

Dengan adanya dua kejadian tersebut, BPBD mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: pasuruankab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X