• Sabtu, 18 April 2026

Program Puskesmas Asuhan Spesialistik di Banyuwangi: Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 24 Maret 2025 | 11:26 WIB
Bupati Banyuwangi Luncurkan Program PAS untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi (Foto: banyuwangikab.go.id)
Bupati Banyuwangi Luncurkan Program PAS untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi (Foto: banyuwangikab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meluncurkan program inovatif bernama Puskesmas Asuhan Spesialistik (PAS).

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tenaga medis di puskesmas, khususnya dalam bidang persalinan dan kesehatan anak.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Banyuwangi, Dalam pelaksanaannya, program PAS melibatkan dokter spesialis Obgyn (SpOG) dan dokter spesialis anak (SpA) dari berbagai rumah sakit di Banyuwangi.

Baca Juga: Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2024 kepada Anggota Dewan: Soroti Pertumbuhan Ekonomi dan Strategi UMKM

Sebanyak 38 dokter spesialis, baik dari rumah sakit pemerintah maupun swasta, berpartisipasi dalam program ini.

Setiap bulan, para dokter spesialis dijadwalkan untuk hadir di puskesmas guna memberikan konsultasi dan layanan rujukan.

Pendampingan ini sangat penting, terutama saat terjadi kegawatdaruratan dalam proses persalinan.

Baca Juga: Bupati Pasuruan, HM. Rusdi Sutejo, Sampaikan LKPJ 2024: Capaian, Tantangan, dan Rencana Strategis untuk Masa Depan

Ipuk menekankan bahwa program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan bayi.

“Dengan program ini, diharapkan kapasitas tenaga medis di Puskesmas semakin meningkat. Dengan demikian pelayanan kesehatan bagi ibu dan bayi di Puskemas juga semakin berkualitas," kata Ipuk, Sabtu (22/3/2025).

Lebih lanjut, program pendampingan ini diyakini mampu memperkuat jejaring antar fasilitas layanan kesehatan.

Baca Juga: KPRI Syariah Al-Ikhlas Gelar Rapat Anggota Tahunan ke-60 di Sumenep: Meningkatkan Kesejahteraan Anggota dan Komitmen Koperasi*

Menurut Ipuk, jejaring yang baik sangat penting untuk mewujudkan layanan kesehatan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Puskesmas, sebagai fasilitas layanan dasar, bertugas melakukan pelayanan promotif dan preventif. Sementara itu, rumah sakit berperan sebagai penerima layanan rujukan yang bertanggung jawab atas layanan kuratif dan rehabilitatif.

“Misalnya saat dilakukan rujukan oleh puskesmas, para dokter spesialis di RS sudah mengetahui diagnosa dan tindakan yang harus dilakukan karena sudah dilakukan konsultasi sebelumnya. Dengan demikian, kematian yang mungkin bisa terjadi karena keterlambatan penanganan dan rujukan bisa diminimalisir,” kata Ipuk.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X