WartaJatim.CO.ID - Lomba Ski Lot yang digelar di Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, kembali menjadi pusat perhatian masyarakat saat Lebaran Ketupat.
Tradisi unik yang menggabungkan ketrampilan berselancar di atas lumpur ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga wujud kekayaan budaya lokal yang terus dijaga oleh masyarakat pesisir.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Pasuruan, Mayoritas peserta lomba adalah para nelayan dan pencari kerang dari sekitar wilayah Lekok yang telah terbiasa menghadapi medan berlumpur dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Bupati Pamekasan Pimpin Apel dan Halal Bihalal ASN Usai Idul Fitri 1446 H di Mandhapa Ronggosukowati
Pemerintah Kabupaten Pasuruan melihat potensi besar dari tradisi ini dan berencana menjadikannya sebagai cabang olahraga rekreasi yang dapat diakui secara resmi.
Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, hadir membuka kegiatan tersebut sekaligus menyampaikan harapannya agar Ski Lot tidak hanya dilaksanakan saat Lebaran Ketupat, tetapi juga dikembangkan sebagai olahraga khas masyarakat.
"Ini adalah olahraga ciri khas dari Kabupaten Pasuruan, ciri khas dari Kecamatan Lekok dan dari Desa Tambak Lekok ini harus terus kita lestarikan. Ini harus tetap kita hidupkan, kita pertahankan ciri khasnya menjadi olahraga asli Kabupaten Pasuruan," ujarnya.
Baca Juga: Berikut Cara Mencairkan Dana PIP di Bank, Guru dan Orang Tua Siswa Wajib Tahu
Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Pemkab Pasuruan akan menginventarisasi Ski Lot agar masuk dalam kategori olahraga rekreasi di bawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).
"Saat ini Pemda masih belum membentuk kepengurusan KORMI. Insyaallah olahraga Ski Lot akan kami perhatikan melalui KORMI," ujar Gus Shobih.
Dalam acara pembukaan, Gus Shobih juga mengajak DPRD Provinsi Jawa Timur untuk turut mendukung pelestarian Ski Lot, termasuk melalui bantuan pendanaan yang dibutuhkan guna menyelenggarakan acara secara lebih profesional di masa depan.
Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi , Kolom Abu Capai 4.476 Meter! Warga Diminta Waspada
Kehadiran anggota DPRD Provinsi dari Dapil Lekok dalam acara tersebut menunjukkan dukungan awal terhadap rencana pengembangan tradisi ini ke tingkat yang lebih luas.
Selain itu, Gus Shobih juga memberikan motivasi kepada panitia dan jajaran pemerintahan desa agar terus melakukan inovasi dalam mengemas lomba Ski Lot.
Ia mendorong agar penyelenggaraan berikutnya dibuat lebih menarik, baik dari sisi tampilan acara maupun kelengkapan sarana seperti papan seluncur dan media pendukung lainnya.
Artikel Terkait
Ritual Seblang Olehsari: Tradisi Sakral yang Menghormati Warisan Budaya Banyuwangi dan Masyarakatnya
Festival Kupatan Tanjung Kodok 2025: Merayakan Tradisi dan Kebersamaan di Lamongan
Tradisi Meriah Lebaran Ketupat di Pantai Mbah Drajid, Destinasi Wisata Favorit di Lumajang
Perlombaan Ski Lot di Desa Tambaklekok: Tradisi Menarik yang Dihadirkan Setiap Hari Ketujuh Lebaran
Festival Ketupat 2025: Upaya Sumenep Melestarikan Tradisi dan Kuliner Lokal Pasca Idulfitri