• Sabtu, 18 April 2026

Ziarah Khidmat Gubernur Khofifah ke Pesarean Syaikhona Kholil untuk Menghormati Warisan Keilmuan Ulama

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Jumat, 11 April 2025 | 07:16 WIB
Ziarah Khidmat Gubernur Khofifah: Mengenang Syaikhona Kholil, Ulama Berpengaruh di Bangkalan (Foto: bangkalankab.go.id)
Ziarah Khidmat Gubernur Khofifah: Mengenang Syaikhona Kholil, Ulama Berpengaruh di Bangkalan (Foto: bangkalankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama dengan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, melaksanakan ziarah ke Pesarean Syaikhona Mohammad Kholil yang terletak di Desa Martajasah, Kabupaten Bangkalan pada malam hari Kamis (10/4/2025).

Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati satu abad wafatnya Syaikhona Kholil, seorang ulama besar yang memiliki pengaruh signifikan dalam perkembangan Islam di Indonesia.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bangkalan, Dalam prosesi ziarah tersebut, turut hadir Bupati Bangkalan Lukman Hakim dan Wakil Bupati Moh. Fauzan Ja’far.

Baca Juga: Niat Puasa Syawal dan Panduan Lengkapnya: Dari Hutang Puasa Hingga Waktu Pelaksanaan

Acara berlangsung khidmat dengan pembacaan doa dan tahlilan sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa besar serta warisan ilmu dari sang ulama.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan rasa hormat yang mendalam terhadap sosok Syaikhona Kholil.

Ia menekankan bahwa tokoh asal Bangkalan ini bukan hanya seorang ulama kharismatik tetapi juga merupakan guru besar yang telah melahirkan banyak santri serta tokoh nasional.

Baca Juga: Anak Senja Wajib Baca: 25 Quotes Self-Healing Ini Bikin Hati Lebih Tenang

“Beliau adalah sosok yang luar biasa. Pemikirannya sangat maju, ilmunya sangat luas, dan keteladanannya masih relevan hingga saat ini. Syaikhona Kholil merupakan figur penting dalam perkembangan ilmu keislaman di Indonesia, terutama dalam membentuk karakter dan wawasan kebangsaan para ulam” ujar Khofifah.

Sang gubernur juga menegaskan bahwa peranan Syaikhona Kholil sangat sentral dalam sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama (NU), salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia.

“Atas restu beliaulah, KH. Hasyim Asy’ari mendirikan Nahdlatul Ulama. Itu menunjukkan betapa kuat pengaruh dan wibawa beliau dalam percaturan keagamaan di masa itu,” tambahnya menjelaskan betapa kuat pengaruh dan wibawa beliau dalam percaturan keagamaan pada masa itu.

Baca Juga: Qodrat 2 Tunjukkan Dukungan Nyata untuk Jumbo: Solidaritas di Tengah Persaingan Film Lebaran

Khofifah berharap agar peringatan ini tidak hanya menjadi momen mengenang jasa-jasa sang ulama tetapi juga dapat memicu semangat untuk terus meneladani perjuangan serta pemikiran beliau.

“Semoga nilai-nilai perjuangan, keikhlasan, dan semangat dakwah beliau terus hidup dalam sanubari kita semua, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam membangun bangsa dan menjaga nilai-nilai keislaman,” pungkasnya mengakhiri sambutannya dengan harapan agar generasi muda terinspirasi untuk membangun bangsa sekaligus menjaga nilai-nilai keislaman. (gha)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X