• Sabtu, 18 April 2026

Upaya Bupati Pasuruan Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi Melalui Muscab IBI

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Jumat, 11 April 2025 | 08:20 WIB
Bupati Rusdi Sutejo: Komitmen Menurunkan AKI dan AKB di Kabupaten Pasuruan (Foto: pasuruankab.go.id)
Bupati Rusdi Sutejo: Komitmen Menurunkan AKI dan AKB di Kabupaten Pasuruan (Foto: pasuruankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, mengungkapkan harapannya agar angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) dapat ditekan secara signifikan pada tahun ini.

Harapan tersebut disampaikan oleh Mas Rusdi - sapaan akrabnya - saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke VIII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Pasuruan.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Pasuruan, Acara tersebut berlangsung di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan pada Kamis siang, 10 April 2025.

Baca Juga: Peluncuran Program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas di Mojokerto: Akses Kesehatan untuk Semua Warga

Menurut Bupati Rusdi, kasus AKI dan AKB masih menjadi pekerjaan rumah yang mendesak untuk diselesaikan.

Hingga saat ini, masih banyak laporan mengenai jumlah kasus ibu melahirkan serta bayi yang meninggal saat persalinan.

"Kalau sudah jadi PR maka harus segera dituntaskan. Seperti kasus AKI dan AKB yang masih ada di Kabupaten Pasuruan sampai sekarang, kita targetkan turun 14 persen," katanya.

Baca Juga: Silaturahmi Wali Kota Malang dan Mantan Wali Kota: Momen Rekonsiliasi Pasca Pemilu dan Kolaborasi untuk Kemajuan Kota

Dalam kesempatan itu, Mas Rusdi juga mengajak seluruh bidan se-Kabupaten Pasuruan untuk bersinergi dengan pemerintah dalam menanggulangi masalah kesehatan ini.

Ia menekankan pentingnya peran bidan dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta prevalensi stunting di daerah tersebut.

"Saya lihat yang hadir banyak sekali. Untuk itu saya berpesan agar para bidan ikut aktif dalam menurunkan kematian ibu, kematian bayi dan stunting sesuai peran dan fungsinya," ucapnya.

Baca Juga: 7 Aplikasi yang Wajib Dimiliki Mahasiswa: Biar Hidup Kuliah Makin Teratur dan Nggak Chaos

Sementara itu, Ketua IBI Kabupaten Pasuruan, Sri Sudarti menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2024 terdapat 18 kasus kematian ibu melahirkan.

Angka tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 16 kasus.

Selain itu, jumlah angka kematian bayi selama tahun lalu mencapai 188 kasus. Padahal pada tahun 2023 hanya terdapat sekitar 77 kasus kematian bayi baru lahir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: pasuruankab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X