• Sabtu, 18 April 2026

Puguh Wiji Pamungkas Soroti Pentingnya Sosialisasi dan Kesiapan Porprov Jatim 2025 untuk Masyarakat Malang Raya

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 14 April 2025 | 11:12 WIB
Puguh Wiji Pamungkas Soroti Kurangnya Sosialisasi Porprov Jatim 2025 di Malang Raya (Foto: Tangkapan Layar Instagram@puguharema)
Puguh Wiji Pamungkas Soroti Kurangnya Sosialisasi Porprov Jatim 2025 di Malang Raya (Foto: Tangkapan Layar Instagram@puguharema)

WartaJatim.CO.ID - Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan Malang Raya, Puguh Wiji Pamungkas, mengungkapkan keprihatinannya mengenai kurangnya sosialisasi terkait penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke-9.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 28 Juni hingga 5 Juli 2025 di kawasan Malang Raya, yang mencakup Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

Menurut Puguh, ajang olahraga bergengsi seperti Porprov Jatim seharusnya disosialisasikan secara masif.

Baca Juga: Film Minecraft 2025 Sukses Besar! Adaptasi Game yang Pecahkan Rekor Box Office

Hal ini penting karena melibatkan penggunaan anggaran negara dalam jumlah besar yang perlu diketahui oleh masyarakat.

“Even ini event bergengsi, tapi gaungnya belum terasa. Masyarakat Malang Raya saja banyak yang belum tahu. Padahal, ini menggunakan uang negara yang besar,” ujar Puguh.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi Porprov di Bakorwil Malang pada hari Kamis tanggal 10 April 2025.

Baca Juga: Coachella 2025: Festival Musik Dunia yang Kembali Mengguncang Gurun California

Rapat itu juga dihadiri oleh pimpinan Komisi E DPRD Jawa Timur serta Wakil Bupati Malang dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dari Kota Malang dan Kota Batu.

Dalam forum tersebut, Puguh menyoroti tiga hal utama yang perlu mendapat perhatian serius menjelang pelaksanaan acara tersebut.

Pertama-tama, ia mengingatkan bahwa Porprov tidak hanya sekadar menjadi ajang perlombaan tetapi juga sebagai sarana strategis untuk menjaring atlet-atlet muda berbakat dari seluruh penjuru Jawa Timur.

Baca Juga: Titiek Puspa dan Jejak Istana: Mengalun Hingga Eropa Bersama Lensois

Para atlet tersebut nantinya akan dipersiapkan untuk tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2028 mendatang.

“Ini bukan sekadar lomba. Porprov harus dimaknai sebagai ajang mencetak atlet masa depan. Jangan sampai hanya jadi gelaran seremonial,” tegasnya lagi.

Catatan kedua adalah pentingnya potensi ekonomi dari ajang olahraga besar ini bagi daerah setempat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X