Setelah pelaksanaan pelatihan selesai pihak penyelenggara akan melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan peserta pasca-pelatihan.
"Secara terus-menerus kita akan memantau pasca pelatihan apakah peserta mengembangkan apa yang sudah didapat," tambah Amir Syahid.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan serta keterampilan para pencari kerja sesuai bidang masing-masing agar memiliki kredibilitas tinggi dalam dunia profesional.
Selain itu program juga membuka peluang karier lebih luas bagi tenaga kerja lokal sekaligus memudahkan perusahaan dalam proses rekrutmen karyawan berkualitas.
Langkah strategis tersebut juga diarahkan untuk menekan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang saat ini tercatat sebesar 4,42 persen menurut data Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Bojonegoro terbaru.
Dengan adanya upaya berkelanjutan seperti program pelatihan sertifikasi kompetensi ini pemerintah daerah berharap dapat menciptakan tenaga kerja terampil sekaligus mengurangi angka pengangguran secara signifikan di masa mendatang. (gha)
Artikel Terkait
Pemkab Bojonegoro Gelar Acara Parenting Digital untuk Mendidik Generasi Muda di Era Teknologi
Pemkab Bojonegoro Revitalisasi 433 Embung dan Bangun Waduk Baru untuk Atasi Kekeringan
Aksi Sosial Donor Darah Pemkab Bojonegoro: Meningkatkan Kesadaran Masyarakat dalam Menolong Sesama
Pemkab Bojonegoro Gelar Gerakan Pangan Murah di Ngasem untuk Bantu Warga Dapatkan Bahan Pokok Terjangkau
Pemkab Bojonegoro Intensifkan Program Tanaman Pekarangan Keluarga untuk Kendalikan Inflasi dan Tingkatkan Ketahanan Pangan Daerah