Baca Juga: Direktur Pemberitaan Jak TV Bantah Tuduhan Perintangan Kasus PT Timah dan Impor Gula
Dengan demikian, Bojonegoro ingin menunjukkan bahwa semangat pembangunan tidak pernah padam, meskipun belum memiliki infrastruktur seperti jalan tol atau pelabuhan besar.
Wakil Bupati Nurul Azizah menambahkan bahwa kunjungan Deputi Bank Indonesia dan DPMPTSP Provinsi Jawa Timur bertujuan untuk membahas peningkatan kerjasama dan peluang bisnis di Kabupaten Bojonegoro.
“Provinsi memandang Kabupaten Bojonegoro memiliki potensi di beberapa unsur seperti pertanian, pariwisata dan lahan yang masuk dalam kawasan Perhutani,” ungkapnya.
Baca Juga: Direktur Pemberitaan Jak TV Bantah Tuduhan Perintangan Kasus PT Timah dan Impor Gula
Kepala DPMPTSP Provinsi Jawa Timur, Diah Wahyu Ermawati, juga menegaskan komitmen provinsi untuk meningkatkan nilai investasi di daerah ini.
“Kami berkunjung karena Bojonegoro ini mempunyai peran penting industri minyak bumi dan gas yang ada dan turunannya. Maka selayaknya Bojonegoro mempersiapkan diri untuk menarik investor,” tegasnya.
Kunjungan ini juga menjadi momentum penting untuk memetakan kekuatan daerah yang akan ditindaklanjuti dalam High Level Meeting (HLM) pada Juni 2025.
Pemerintah Provinsi mendorong Bojonegoro untuk segera menyiapkan aset-aset potensial, mengingat minat investor, terutama dari Tiongkok, terus meningkat. Bank Indonesia pun menyatakan dukungannya terhadap upaya ini.
Bagi mereka, Bojonegoro adalah salah satu titik cahaya baru dalam peta pertumbuhan ekonomi Indonesia Timur.
“Kami melakukan mapping untuk mencari kabupaten/kota yang memiliki potensi menggenjot investasi,” ujar Petrus Endria Effendhi, Asisten Direktur Kantor Perwakilan BI Jatim.
“Kami juga terus mencari sumber pertumbuhan ekonomi lain selain dari minyak dan gas. Yakni bidang pertanian, perdagangan dan industri,” tambahnya.
Kunjungan ini dihadiri oleh jajaran Perhutani Jawa Timur, KPH Bojonegoro, Pj Sekda Bojonegoro, para asisten, staf ahli, dan Kepala OPD. Semua hadir dengan satu semangat: Bojonegoro harus siap, Bojonegoro harus maju. (gha)
Artikel Terkait
Upaya Nyata Mengurangi Stunting: TP PKK Bojonegoro Berikan Bantuan Gizi di Kecamatan Malo
Inovasi Edufarm Kebun Melon Premium di Bojonegoro: Dorong Kemandirian dan Kreativitas Masyarakat
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono Gelar Dialog Masyarakat Melalui Program SAPA BUPATI untuk Membangun Keterbukaan dan Partisipasi Publik
Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi untuk 100 Pencari Kerja Tingkatkan Daya Saing SDM Lokal
Kolaborasi Pemkab Bojonegoro dan PPNI dalam Mendorong Kesadaran Kesehatan Masyarakat