Baca Juga: Alur Weak Hero Class 1 dan Class 2 Dinilai Menyimpang Jauh dari Webtoonnya, Ini Reaksi Penggemar
Reformasi birokrasi dan penegakan hukum turut disoroti sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan.
Dalam sambutan Menteri Dalam Negeri yang dibacakan Wabup, kapasitas setiap tingkatan pemerintahan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan otonomi daerah.
Penguatan sumber daya manusia aparatur melalui pelatihan, sertifikasi kompetensi, kerja sama dengan perguruan tinggi, dan pemberian beasiswa menjadi prioritas utama.
Selain itu, peningkatan kapasitas keuangan daerah melalui optimalisasi pendapatan asli daerah dan penyusunan APBD berbasis kinerja juga sangat penting.
Pembukaan akses pembiayaan alternatif melalui kerja sama dengan perbankan menjadi salah satu solusi untuk mendukung pembangunan daerah.
Penguatan kelembagaan dan tata kelola pemerintahan juga menjadi fokus dengan mendorong reformasi birokrasi, digitalisasi pelayanan publik, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas.
Wabup Asluchul Alif menutup sambutannya dengan harapan agar semangat otonomi daerah terus menjadi penggerak pemerintahan yang lebih baik dan pelayanan publik yang prima.
"Sekali lagi, saya ucapkan selamat Hari Otonomi Daerah ke-29 tahun 2025. Semoga semangat otonomi daerah senantiasa menjadi motor penggerak terwujudnya pemerintahan yang lebih baik, pelayanan publik yang lebih prima, dan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata di seluruh pelosok Nusantara," pungkasnya.
Upacara ini dihadiri oleh jajaran pejabat Pemkab Gresik, termasuk Asisten I, II, dan III, kepala OPD, Sekretaris DPRD, pejabat eselon III, para camat, serta pegawai lingkungan Pemkab Gresik. (gha)
Artikel Terkait
Hari Otonomi Daerah: Sejarah Singkat dan Maknanya
25 April Diperingati Sebagai Hari Otonomi Daerah, Ini Sejarah dan Maknanya bagi Indonesia
Puncak Pekan Kebudayaan Daerah Gresik 2025 di Gresik Islamic Center Perkuat Pelestarian Budaya Lokal
Keberhasilan Kabupaten Gresik Bentuk 239 Koperasi Merah Putih Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29 di Lamongan Jadi Momentum Percepatan Pemerataan Pembangunan Berbasis Kolaborasi Pusat dan Daerah