WartaJatim.CO.ID - Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyambut baik pembentukan Forum Sekretaris Desa (Forsekdes) periode 2025-2030 sebagai upaya mempercepat kemajuan masyarakat desa.
Forum ini diharapkan menjadi wadah komunikasi yang efektif dan kolaborasi antar sekretaris desa untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, Acara pembinaan bagi sekretaris desa digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) pada Rabu, 30 April 2025, di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro.
Baca Juga: Konser DAY6 Viral Gara-Gara Kacau! Ini Bukti Fans Dipermainkan Promotor
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan pentingnya peran sekretaris desa dalam membantu kepala desa menjalankan tugas administrasi dan pembangunan.
Ia juga menginstruksikan agar kepala desa dan sekretaris desa melakukan sinkronisasi dalam pengelolaan administrasi desa agar lebih efektif dan teratur.
Bupati yang akrab disapa Mas Bupati ini berharap Forum Sekdes tidak menjadi ajang persaingan, melainkan sebagai sarana kolaborasi dengan organisasi lain demi kemajuan desa.
Baca Juga: Kesenjangan Promotor? Ini Perbedaan Kondisi Konser J-Hope dan DAY6 di Hari yang Sama
“Harapan kami dengan adanya Forum Sekdes ini tidak menjadi persaingan, namun dapat berkolaborasi dengan organisasi lainnya. Tantangan kita kedepannya sangat banyak. Salah satunya yaitu mengentaskan kemiskinan sebagai alat ukur keberhasilan,” ujar Bupati Setyo Wahono.
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menambahkan bahwa forum ini juga berfungsi untuk mempererat silaturahmi antar sekretaris desa dan berbagi informasi perkembangan desa.
Ia menegaskan bahwa Forum Sekdes mendukung program pemerintah daerah, seperti penurunan angka kemiskinan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga: Listrik Padam di Bali: PLN Ungkap Penyebab dan Pemulihan Usai Blackout
“Program tersebut diantaranya menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan meningkatkan pertumbahan ekonomi. Angka kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro masih tinggi yaitu 11,69%. Ikhtiar ini di tahun 2025 ingin diturunkan menjadi 8%. Ini adalah target kita bersama,” jelas Wakil Bupati Nurul Azizah.
Acara pembinaan ini juga terkait dengan implementasi Peraturan Bupati Nomor 6 Tahun 2025 dan kebijakan jaminan sosial ketenagakerjaan di lingkungan desa.
Hadir dalam acara tersebut Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojonegoro, Kepala Dinas PMD, camat, serta sekretaris desa dari seluruh Kabupaten Bojonegoro.
Artikel Terkait
Kebersamaan yang Hangat: Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah dan Menteri LHK Hanif Faisol Nurofiq Rayakan Idul Fitri dalam Acara Halal Bi Halal
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono Soroti Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan Sosial dan Keagamaan di Konfercab Fatayat NU
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono Gelar Dialog Masyarakat Melalui Program SAPA BUPATI untuk Membangun Keterbukaan dan Partisipasi Publik
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono Hadiri Dialog Masyarakat di Desa Mojorejo untuk Menyerap Aspirasi dan Mencari Solusi
Bupati Bojonegoro Ajak Pengusaha dan Buruh Bersinergi Tingkatkan Kesejahteraan dan Produktivitas Nasional di Hari Buruh Internasional