"Kegiatan ini melibatkan seluruh PD, camat, lurah, dan mitra CSR agar bisa merancang aksi bersama yang lebih terarah dan berkelanjutan demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan bebas stunting," jelas dr. Rosyidah.
Rembuk Stunting 2025 diharapkan menjadi momentum penting untuk memastikan konvergensi program hingga tingkat desa dan kelurahan secara efektif.
Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat koordinasi lintas sektor dalam percepatan penurunan angka stunting di Lumajang. (gha)
Artikel Terkait
Tim Pendamping Keluarga Desa Jatigono Raih Penghargaan Terbaik dalam Penurunan Stunting
Inovasi Program Cegah Perkawinan Anak di Kabupaten Lamongan Dapat Apresiasi KLA Melalui Edukasi dan Penurunan Stunting
Mini Lokakarya Stunting di 33 Kecamatan Kabupaten Malang Perkuat Verifikasi Data dan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Penurunan Angka Stunting
Bupati Lumajang Indah Amperawati Ajak ASN Tanamkan Semangat Ikhlas Melayani Rakyat dalam Musrenbang RPJMD 2025-2029
Pemkab Lumajang dan UNISMA Tandatangani MoU Percepat Pembangunan Daerah Melalui Peningkatan SDM dan Inovasi