• Sabtu, 18 April 2026

Wakil Bupati Bondowoso Hadiri Haul Masyaikh di Musholla Raudlatul Qur'an, Desa Curahpoh untuk Mengenang Jasa Ulama dan Tradisi Pesantren

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 8 Mei 2025 | 14:32 WIB
Kehadiran Wakil Bupati As'ad Yahya Syafi'i dalam Haul Masyaikh di Musholla Raudlatul Qur'an (Foto: bondowosokab.go.id)
Kehadiran Wakil Bupati As'ad Yahya Syafi'i dalam Haul Masyaikh di Musholla Raudlatul Qur'an (Foto: bondowosokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pada hari Rabu, 7 Mei 2025, Wakil Bupati Bondowoso, As'ad Yahya Syafi'i, S.E, turut hadir dalam acara Haul Masyaikh yang diadakan di Musholla Raudlatul Qur'an, Desa Curahpoh, Kecamatan Curahdami.

Acara ini diselenggarakan untuk mengenang jasa para Masyaikh dari Pondok Pesantren Salafiah Syafiiyah Sukorejo, Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, serta para pendiri Musholla Raudlatul Qur'an.

Dikutip WartaJatim dari laman Kabupaten Bondowoso, Kehadiran Wakil Bupati As'ad Yahya Syafi'i menjadi bukti nyata dari perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso terhadap kegiatan keagamaan yang berlangsung di daerahnya.

Baca Juga: Pemkab Bangkalan Resmi Luncurkan Program Jaminan Sosial untuk 23.953 Pekerja Rentan Lewat DBHCHT 2025

Dalam acara yang dihadiri oleh ratusan jamaah, As'ad Yahya Syafi'i terlihat khusyuk mengikuti setiap rangkaian acara haul, menunjukkan rasa hormat yang mendalam terhadap tradisi pesantren.

Selain Wakil Bupati, acara ini juga dihadiri oleh KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy, seorang tokoh agama kharismatik yang sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Salafiah Syafiiyah Sukorejo.

KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy memberikan ceramah agama dengan tema pentingnya sanad keilmuan dalam tradisi Islam.

Baca Juga: Tantangan UMKM di Era Digital: Ini 6 Hambatan Besar dan Cara Ampuh Menaklukkannya!

Sanad yang jelas dan terhubung kepada para ulama salafusshalih menjadi landasan penting bagi keabsahan dan keberkahan ilmu yang dipelajari, ujarnya.

Ceramah KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy memberikan nuansa spiritual yang mendalam bagi seluruh jamaah yang hadir dan menambah kekhidmatan suasana haul.

Acara Haul Masyaikh ini bukan hanya sekadar mengenang jasa para ulama, namun juga berfungsi sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi antar pesantren, tokoh agama, dan masyarakat setempat.

Baca Juga: Bupati Bangkalan Dorong Sinergi Lurah dan Camat untuk Pembangunan Berkelanjutan dan Pengelolaan Sampah di Wilayah Perkotaan

Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi umat tentang pentingnya menghargai dan melanjutkan perjuangan para pendahulu dalam menyebarkan ilmu agama dan nilai-nilai luhur di tengah masyarakat.

Tradisi haul ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai pesantren di Bondowoso, serta mengajarkan pentingnya menjaga hubungan yang baik antar sesama umat Islam. (gha)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X