• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Lumajang Indah Amperawati Ajak NGO dan GOW Bersinergi Perkuat Penanggulangan Stunting Anak di Kabupaten Lumajang

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Jumat, 9 Mei 2025 | 18:00 WIB
Bupati Lumajang Indah Amperawati Ajak NGO dan GOW Bersinergi Perangi Stunting (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)
Bupati Lumajang Indah Amperawati Ajak NGO dan GOW Bersinergi Perangi Stunting (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang akrab disapa Bunda Indah, mengajak seluruh organisasi non-pemerintah (NGO) dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) untuk bekerja sama secara masif dalam upaya menanggulangi stunting di Kabupaten Lumajang.

Seruan ini disampaikan dalam sebuah audiensi yang berlangsung di Ruang Mahameru, Kantor Bupati Lumajang, pada Kamis, 8 Mei 2025.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lumajang, Bunda Indah menegaskan bahwa penanganan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga: Met Gala 2025: Makna Tema Superfine dan Sejarah Black Dandyism dalam Dunia Fashion

Menurutnya, keterlibatan organisasi sosial yang memiliki kedekatan dengan masyarakat akar rumput sangat strategis untuk mempercepat perubahan perilaku dan memperluas edukasi mengenai gizi keluarga.

"Kami banyak berharap kepada NGO seperti GOW agar kita bergandengan tangan memerangi stunting. Karena ini bukan hanya soal tinggi badan anak, tapi menyangkut kualitas generasi penerus bangsa," tegas Bunda Indah.

Stunting merupakan masalah serius yang mengancam masa depan bangsa Indonesia.

Baca Juga: Bupati Malang M Sanusi Pelajari Potensi Tebu Cening Banyuwangi untuk Tingkatkan Produksi dan Kolaborasi Daerah

Anak-anak yang mengalami stunting tidak hanya tumbuh dengan kondisi fisik yang kurang optimal, tetapi juga berisiko mengalami hambatan dalam perkembangan kognitif.

Hal ini berdampak langsung pada produktivitas mereka di masa depan.

“Stunting adalah kondisi gizi kronis yang memengaruhi tumbuh kembang anak secara menyeluruh. Kalau kita biarkan, maka kita sedang membiarkan potensi bangsa ini melemah,” ungkap Bunda Indah.

Baca Juga: Banyuwangi Kirim 513 Atlet di 48 Cabang Olahraga Porprov Jawa Timur IX 2025 di Malang Raya

Data dari berbagai sumber menunjukkan bahwa penurunan angka stunting menjadi prioritas utama pemerintah hingga tahun 2025.

Target nasional adalah menurunkan prevalensi stunting menjadi 14 persen.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: lumajangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X