• Sabtu, 18 April 2026

Program Desa dan Kelurahan Bersih dan Lestari (Berseri) Kabupaten Lumajang Dorong Transformasi Budaya Lingkungan Hidup Berkelanjutan

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 21 Mei 2025 | 14:17 WIB
Kabupaten Lumajang Kembangkan Budaya Lingkungan Hidup Melalui Program Desa dan Kelurahan Berseri (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)
Kabupaten Lumajang Kembangkan Budaya Lingkungan Hidup Melalui Program Desa dan Kelurahan Berseri (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Program Desa dan Kelurahan Bersih dan Lestari (Berseri) kembali menjadi momentum penting bagi Kabupaten Lumajang dalam mendorong perubahan budaya lingkungan hidup di tingkat komunitas.

Program ini bukan sekadar kompetisi tahunan, melainkan sebuah gerakan kolektif yang mengajak masyarakat untuk mencintai dan menjaga lingkungan mulai dari halaman rumah mereka sendiri.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lumajang, pelaksana Harian Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Agus Rohman Rozaq, menegaskan bahwa program Berseri bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga bumi.

Baca Juga: Profil Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Terbaru yang Dipilih Langsung Prabowo, Ternyata Ex Tim Mawar

Ia menyatakan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif warga.

Penilaian program Berseri tahun 2025 berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Mei 2025. Tim penilai dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur mengunjungi enam wilayah di Kabupaten Lumajang, yang terdiri dari empat desa dan dua kelurahan.

Wilayah yang dikunjungi adalah Desa Tempeh Tengah, Kebonagung, Kebonsari, Senduro, serta Kelurahan Jogotrunan dan Rogotrunan.

Baca Juga: Mainkan Peran Sebagai Saudari Kembar di Our Unwritten Seoul, Park Boyoung Ungkap Perbedaan Karakter Keduanya

Pada hari pertama, fokus penilaian diarahkan ke Kelurahan Jogotrunan dan Desa Tempeh Tengah.

Kabupaten Lumajang mengajukan enam wilayah tersebut dalam dua kategori penilaian, yaitu Kategori Mandiri dan Kategori Pratama.

Kategori Mandiri diisi oleh Senduro, Rogotrunan, dan Jogotrunan, sementara Kategori Pratama meliputi Kebonsari, Kebonagung, dan Tempeh Tengah.

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Bangkalan Dorong Pembentukan Koperasi Merah Putih di Seluruh Desa untuk Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Setiap kategori menunjukkan tingkat kesiapan desa dan kelurahan dalam menerapkan prinsip lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Program ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembelajaran kolektif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari warga, perangkat desa, pelajar, hingga komunitas perempuan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: lumajangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X