• Sabtu, 18 April 2026

Perluasan Program Pengelolaan Sampah Sirkular Banyuwangi dengan Dukungan Internasional untuk Lingkungan Berkelanjutan

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Jumat, 23 Mei 2025 | 12:07 WIB
Banyuwangi Perluas Program Pengelolaan Sampah Sirkular dengan Dukungan Internasional (Foto: banyuwangikab.go.id)
Banyuwangi Perluas Program Pengelolaan Sampah Sirkular dengan Dukungan Internasional (Foto: banyuwangikab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memperluas program pengelolaan sampah sirkular yang sebelumnya telah berhasil diterapkan di Kecamatan Muncar dan Balak Kecamatan Songgon.

Program ini kini menjangkau seluruh wilayah kabupaten sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Banyuwangi, Perluasan program ini merupakan bagian dari inisiatif Banyuwangi Hijau yang didukung oleh kolaborasi internasional antara Borealis dari Austria dan Clean Rivers dari Uni Emirat Arab.

Baca Juga: Review Lilo & Stitch Live-Action 2025: Visual Memukau, Namun Kurang Jiwa

Peluncuran sekaligus groundbreaking fasilitas pengolahan sampah baru dilakukan di Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, pada Kamis, 22 Mei 2025.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, secara resmi meluncurkan program ini bersama Anthony Berthold dari Borealis Austria dan Deborah Baccus dari Clean Rivers Uni Emirat Arab di Pendopo Banyuwangi.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan, Nani Hendiarti, serta Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra.

Baca Juga: Boyz II Men Kembali ke Jakarta: Konser Nostalgia Bersama Kahitna di Istora Senayan

"Penanganan sampah ramah lingkungan dengan membangun fasilitas pengolahannya ini adalah bagian dari program Banyuwangi Hijau Fase 2 dan dan Fase 3," kata Bupati Ipuk.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam program ini.

"Terima kasih atas dukungan pemerintah pusat, para mitra negara, dan Project Stop, dan alerhutani Selatan yang telah menyediakan lahan, serta penggerak Banyuwangi Hijau yang telah mendukung daerah dalam program pengelolaan sampah secara berkelanjutan,” ujar Ipuk.

Baca Juga: Kejagung Bongkar Terkait Bos Sritex Pakai Kredit Bank untuk Bayar Utang dan Beli Aset

Fasilitas Tempat Pengelolaan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS 3R) yang dibangun di Desa Karetan akan melayani 37 desa di delapan kecamatan sekitar Kecamatan Purwoharjo.

Kapasitas pengolahan sampah di fasilitas ini diperkirakan mencapai 160 ton per hari, yang akan sangat membantu pengelolaan sampah di wilayah tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X