“Berdasarkan data BPS tahun 2024, angka kemiskinan di Kabupaten Bangkalan sebesar 18,66%. Sementara data mandiri melalui aplikasi Sidaya Sehati menunjukkan angka kemiskinan sekitar 15%,” jelasnya.
Baca Juga: Bincang Purpose: Strategi Agar UMKM Malang Tak Hanya Bertahan, Tapi Berekspansi
Penurunan kemiskinan ekstrem juga signifikan, dari 3,81% pada 2023 menjadi 0,57% pada 2024.
Untuk mendukung program sosial dan memperkuat kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengalokasikan anggaran bantuan sosial melalui APBD 2025. Bantuan ini diberikan kepada berbagai kelompok penerima manfaat, seperti jaring pengaman sosial untuk 836 penerima, anak terlantar, lansia terlantar, dan penyandang disabilitas.
Bupati Lukman Hakim menegaskan bahwa ke depan, bantuan sosial akan diarahkan pada program pemberdayaan agar masyarakat dapat memanfaatkannya untuk usaha padat karya dan peningkatan ekonomi.
Baca Juga: Inilah Keindahan Tersembunyi di Wisata Pantai Malang, Termasuk Pantai 3 Warna yang Bikin Terpesona!
Ia juga berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendukung upaya pemberdayaan tersebut.
“Ke depan, kami juga akan mengarahkan bantuan sosial dalam bentuk program pemberdayaan agar masyarakat bisa memanfaatkannya untuk usaha padat karya dan peningkatan ekonomi. Kami berharap Pemprov Jatim terus mendukung upaya-upaya pemberdayaan ini,” pungkas Bupati. (gha)
Artikel Terkait
Bupati Malang dan Gubernur Jatim Hadiri Harlah Ke-79 Muslimat NU, Perkuat Peran Sosial dan Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Malang
Gubernur Khofifah dan Bupati Malang Serahkan Sapi Pedet untuk Wujudkan Cita-cita Siswa SD Negeri 2 Klampok
Pemerintah Kabupaten Bangkalan Dorong Pembentukan Koperasi Merah Putih di Seluruh Desa untuk Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Bupati dan Wabup Bangkalan Pimpin Aksi Bersih Stadion Gelora, Awali Gerakan Sosial Bangkalan Berbagi untuk Generasi Muda dan Pengelolaan Sampah
Bupati Lukman Hakim Tinjau Perbaikan Jalan Blega-Kedundung, Sinergi Pemerintah dan Masyarakat di Bangkalan