• Sabtu, 18 April 2026

Pelantikan PC IPPNU Banyuwangi Resmi Digelar, Wakil Bupati Ajak Kolaborasi Kader Muda Bangun Pendidikan dan Ekonomi Kreatif

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 27 Mei 2025 | 11:56 WIB
Pelantikan PC IPPNU Banyuwangi: Kolaborasi Kader Muda untuk Pembangunan Daerah (Foto: banyuwangikab.go.id)
Pelantikan PC IPPNU Banyuwangi: Kolaborasi Kader Muda untuk Pembangunan Daerah (Foto: banyuwangikab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kabupaten Banyuwangi resmi dilantik pada hari Minggu, 25 Mei 2025.

Acara pelantikan berlangsung di Pendopo Shaba Swagata Blambangan dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting daerah.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Banyuwangi, Wakil Bupati Banyuwangi, Ir. H. Mujiono, dalam sambutannya mengajak seluruh anggota IPPNU untuk berkolaborasi aktif dalam pembangunan daerah.

Baca Juga: Pengangkatan 114 CPNS Bangkalan oleh Bupati Lukman Hakim, Dorong Profesionalisme dan Digitalisasi Pelayanan Publik

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara organisasi pelajar putri ini dengan pemerintah daerah.

“Saya menyampaikan pesan ibu bupati, untuk mengajak para anggota IPPNU berkolaborasi, kerja bareng membangun daerah tercinta ini,” ungkap Mujiono.

Menurut Mujiono, IPPNU memiliki cakupan anggota yang luas, mulai dari pelajar, santri, mahasiswi, hingga pemudi berusia 12 hingga 27 tahun.

Baca Juga: Alasan Luna dan Maxime Tetap Aktif Bekerja Setelah Menikah, Mengaku Tak Ingin Mengurangi Aktivitas Meski Sudah Berumah Tangga

Oleh karena itu, peran mereka sangat strategis dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.

Beberapa isu utama yang menjadi fokus kolaborasi adalah pendidikan, kebangsaan, bullying, dan pengembangan ekonomi kreatif.

Wakil Bupati menekankan bahwa IPPNU dapat menjadi ujung tombak pemerintah dalam mencegah putus sekolah di Banyuwangi.

Baca Juga: Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks Antarkan Copenhagen Juara Liga Denmark 2024/25

“Jika ada kader IPPNU atau melihat ada anak Banyuwangi yang terancam putus sekolah atau bahkan tidak sekolah, segera laporkan ke kami,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi saat ini tengah gencar menekan angka putus sekolah melalui berbagai program wajib belajar sembilan tahun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X