• Sabtu, 18 April 2026

Peringati Hari Lahir Pancasila, Legislator Puguh Wiji Pamungkas Beberkan Ideologi Bangsa Jadi Penguat Solidaritas dalam Perbedaan di Indonesia

Photo Author
Novi Embun Tristiani, Wartajatim.co.id
- Minggu, 1 Juni 2025 | 13:04 WIB
Puguh Wiji tegaskan kekuatan Pancasila dalam kehidupan di Indonesia. (Foto: Instagram/puguharema)
Puguh Wiji tegaskan kekuatan Pancasila dalam kehidupan di Indonesia. (Foto: Instagram/puguharema)

AboutMalang.com - Setiap tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati momen penting dalam sejarah kebangsaannya: Hari Lahir Pancasila.

Tahun ini, peringatan tersebut kembali menjadi ruang refleksi bagi banyak pihak untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai dasar negara.

Salah satu yang turut menyampaikan pesannya adalah Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas.

Baca Juga: Kasi Kejari Kota Malang Muhammad Bayanullah Raih Gelar Doktor Lewat Kajian Penuntutan Jaksa Militer dalam Perkara Koneksitas

Menurut Puguh, peringatan ini menjadi pengingat bahwa Pancasila bukan sekadar simbol, tetapi juga kompas moral bangsa yang harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Terlebih, generasi muda kini memegang porsi terbesar dalam struktur demografi Indonesia.

Puguh menyoroti tantangan zaman yang penuh disrupsi, serta peran penting generasi muda dalam menjaga semangat kebangsaan.

“Era distruption hari ini tentu membawa banyak pengaruh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terlebih keberadaan generasi bonus demografi yang hari ini mendominasi jumlahnya," kata Puguh pada Minggu, 1 Juni 2025.

Baca Juga: Pernikahan Impian di Grand Mercure Malang Mirama, Lewat Gavya Wedding Corner

"Mereka yang jumlahnya mendominasi bangsa ini dan kekhasan karakter yang dimiliki, menjadikan penting dan perlu untuk menanamkan Pancasila sebagai bagian yang terintegrasi dalam keseharian,” sambungnya.

Puguh mengingatkan kembali bahwa Pancasila lahir dari proses panjang dan serius, termasuk forum Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tahun 1945.

Dari forum itulah, lahir rumusan ideologi bangsa yang mampu menjembatani keberagaman Indonesia.

“Keberagaman yang ada di Indonesia ini telah disadari oleh para pendiri bangsa sebagai sebuah masalah yang krusial dan sensitif," papar Puguh.

Baca Juga: PSG Juara Coupe de France dan Ligue 1, Tinggal Selangkah Menuju Treble Winner Sejarah Klub Prancis

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novi Embun Tristiani

Sumber: WartaJatim.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X