• Sabtu, 18 April 2026

Dinas Pertanian Banyuwangi Pastikan Hewan Kurban Bebas Penyakit Menjelang Idul Adha 2025

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 4 Juni 2025 | 06:33 WIB
Pemantauan Ketat Dispertan Banyuwangi: Tidak Ada Kasus PMK dan Penyakit Strategis pada Hewan Kurban (Foto: banyuwangikab.go.id)
Pemantauan Ketat Dispertan Banyuwangi: Tidak Ada Kasus PMK dan Penyakit Strategis pada Hewan Kurban (Foto: banyuwangikab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Menjelang perayaan Idul Adha 2025, Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Banyuwangi memastikan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di wilayah tersebut.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Banyuwangi, Dispertan secara rutin melakukan pemantauan dan pemeriksaan ke lapak-lapak penjual hewan kurban yang tersebar di Banyuwangi, terutama di pusat kota dan wilayah pinggiran.

“Sudah 18 hari Dispertan keliling lakukan pemeriksaan, tidak ada kasus baru penyebaran PMK, laporan juga tidak ada,” kata Plt Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi, Ilham Juanda, Senin (2/6/2025).

Baca Juga: Banyak Pejabat yang Klaim Tak Punya Mental Jadi Wakil Rakyat, Prabowo: Mundur Sebelum Saya Berhentikan

Selain PMK, tim lapangan Dispertan juga tidak menemukan penyakit menular strategis lainnya seperti Lumpy Skin Disease (LSD) dan Septicaemia Epizootica (SE) pada hewan kurban yang diperiksa.

“Penularan penyakit strategis lainnya seperti LSD, SE dan sebagainya tidak kita temukan dalam pemeriksaan, sampai hari ini,” jelas Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dispertan Banyuwangi, drh Nanang Sugiharto.

Pekan ini, tim Dispertan telah menyisir sejumlah lapak musiman yang berlokasi di sepanjang Jalan Gajah Mada, Jalan Kepiting, dan beberapa kawasan lainnya. Jumlah lapak penjual hewan kurban terus bertambah seiring mendekatnya hari raya.

Baca Juga: Staycation Lebih Eksklusif di Kamar Baru Atria Hotel Malang: Nikmati Kenyamanan, Desain Modern, dan Promo Spesial

“Hari Rabu (28/5/2025) kemarin ada sekitar 10 lapak. Hari ini ada tambahan 4 lapak, jadi totalnya 14 lapak yang sudah kita periksa,” terang Nanang.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, Dispertan memastikan bahwa seluruh hewan kurban yang dijual dalam kondisi sehat dan layak untuk dipotong.

“Tidak ditemukan penyakit di lapak musiman, maupun di pemasok dan produsen kambing. Semua dalam kondisi baik,” ujarnya.

Baca Juga: Kalahkan Wakil Israel, Fighter Irlandia Gaungkan Seruan ‘Free Palestine’

Selain itu, Dispertan juga meningkatkan pengawasan terhadap lalu lintas hewan kurban, terutama yang berasal dari luar daerah.

Proses perizinan hewan kurban dari luar daerah kini telah terintegrasi melalui aplikasi iSIKHNAS, sistem informasi kesehatan hewan di Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X