• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Bondowoso Resmi Luncurkan Program Klinik Pertanian Inovatif Satu Kecamatan Satu Klinik Pertanian

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 12 Juni 2025 | 18:50 WIB
Transformasi Pertanian Bondowoso: Klinik Pertanian Jadi Solusi Komprehensif Petani (Foto: bondowosokab.go.id)
Transformasi Pertanian Bondowoso: Klinik Pertanian Jadi Solusi Komprehensif Petani (Foto: bondowosokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Bupati Bondowoso, H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., hari ini resmi memperkenalkan program baru bernama "Satu Kecamatan Satu Klinik Pertanian."

Program ini diluncurkan di Kios Pertanian UD. Hasanah, Desa Pakuniran, Kecamatan Maesan, sebagai terobosan pertama di Indonesia dalam layanan pertanian terintegrasi.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bondowoso, Klinik Pertanian ini merupakan sebuah pusat layanan yang menggabungkan edukasi, konsultasi, dan penanganan masalah pertanian secara langsung di lapangan.

Baca Juga: Agak Laen 2 Tayang 2025: Film Komedi Terlaris Siap Hadir Lagi dengan Cerita Lebih Gila

Peluncuran disertai dengan peninjauan 16 stand pertanian dan penyerahan berbagai alat mesin pertanian serta benih jagung dan padi kepada petani setempat.

Selain itu, Bupati Abdul Hamid juga memberikan piagam penghargaan kepada para penyuluh lapangan pertanian (PPL) sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Safi’i S.E, Plh Ketua DPRD Andi Wijaya, para asisten, staf ahli, kepala dinas terkait, dan camat setempat.

Baca Juga: Evan Dimas Tanggapi Sorotan Kondisi Fisiknya di Medsos: Tenang, Aku Lagi Program Gedein Badan

Dalam pidatonya, Bupati Abdul Hamid menekankan bahwa program Klinik Pertanian ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem pertanian secara menyeluruh.

“Klinik pertanian adalah bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem pertanian secara menyeluruh,” ujar Bupati Abdul Hamid Wahid.

Beliau juga menjelaskan bahwa kelangsungan pertanian menghadapi tantangan besar seperti anomali iklim, serangan hama, serta kompetisi harga di pasar yang semakin ketat.

Baca Juga: Prabowo Sebut Belanda Rampas Kekayaan RI Setara 31 Triliun Dolar AS Selama Masa Penjajahan

Untuk itu, pendekatan heksahelix yang melibatkan berbagai unsur seperti pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, dan sektor keuangan menjadi strategi utama ke depan.

Klinik Pertanian akan menjadi pusat bagi para petani untuk mendapatkan edukasi serta konsultasi teknis secara langsung dengan penyuluh pertanian lapangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X