• Sabtu, 18 April 2026

Pemerintah Kabupaten Bondowoso Salurkan 130 Ton Pupuk Gratis untuk 4.366 Petani Tembakau Dorong Produktivitas Pertanian Lokal

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 16 Juni 2025 | 15:19 WIB
Komitmen Pemerintah Bondowoso Dukung Petani Tembakau Lewat Program Pupuk Gratis (Foto: bondowosokab.go.id)
Komitmen Pemerintah Bondowoso Dukung Petani Tembakau Lewat Program Pupuk Gratis (Foto: bondowosokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bondowoso menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung sektor pertanian di daerahnya.

Pada Jumat, 13 Juni 2025, sebanyak 130 ton pupuk NPK Fertila dibagikan secara gratis bagi petani tembakau.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bondowoso, penyerahan bantuan pupuk dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bondowoso, H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag.

Baca Juga: Inovasi Hindari Kemacetan, Legislator Puguh Sarankan Bus Trans Jatim Ambil Langkah Ini saat Berjalan di Malang Raya

Serah terima tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i, S.E., Ketua sementara DPRD Imam Khalid Andi Wijaya, ST, serta jajaran Forkopimda.

Kegiatan pembagian pupuk berlangsung di Pendopo Kecamatan Wringin dengan pelepasan armada distribusi bantuan.

Program ini menargetkan 4.366 petani tembakau sebagai upaya meringankan beban biaya produksi dan mendorong peningkatan hasil pertanian.

Baca Juga: Atlet Panahan Kota Malang Dapat Suntikan Semangat dari Rendra Masdrajad Safaat Anggota DPRD, Ini Katanya

Bupati Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa tembakau adalah komoditas yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat Bondowoso.

Ia menyampaikan, sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian lokal yang harus didukung dengan modal kerja yang memadai.

Selain itu, petani wajib memperoleh akses kepada pengetahuan, teknologi, dan pendampingan yang dibutuhkan untuk meningkatkan hasil panen dan menjaga kesuburan tanah.

Baca Juga: Try In dan Latihan Intensif Jadi Modal Kuat Panahan Kota Malang di Porprov Jatim 2025

Bupati juga mengingatkan bahwa tantangan di sektor pertanian ke depan akan semakin berat.

Para petani harus mampu tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga meningkatkan kualitas hasil panen agar mampu bersaing secara kompetitif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X